Waka BGN Ungkap Program MBG Serap 9 Ribu Pekerja Rentan di Jambi, Anggaran Tembus Rp 7,2 Miliar Sehari

Waka BGN Ungkap Program MBG Serap 9 Ribu Pekerja Rentan di Jambi, Anggaran Tembus Rp 7,2 Miliar Sehari

Posted on 2026-05-02 12:17:56 dibaca 59 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi menyedot anggaran hingga Rp 7,2 miliar setiap harinya. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. (Purn.) Sony Sonjaya, menegaskan bahwa dana besar tersebut langsung bermuara pada pergerakan ekonomi rakyat dan pengentasan kemiskinan di 11 kabupaten/kota di Jambi.

Pernyataan ini disampaikan Sony dalam rapat konsolidasi pelaksanaan bersama Gubernur, Sekretaris Daerah, Satgas MBG, Kepala Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG), perwakilan masyarakat, dan anggota DPR wilayah Jambi.

BACA JUGA: Hendak Transaksi Narkoba di Pondok Kebun, Seorang Pria di Muaro Jambi Diringkus Polisi

"Uang dari pemerintah pusat dialirkan ke Jambi untuk MBG di 11 Kabupaten/Kota total Rp7, 2 Miliar per hari," tegas Sony saat konferensi pers di Hotel BW Luxury (2/5/2026).

Ia merinci bahwa dari total anggaran harian, sebanyak Rp 4,1 miliar langsung mengalir ke petani dan peternak lokal untuk pembelian bahan pangan mentah, sementara Rp 881,5 juta digunakan untuk biaya operasional pendukung.

Sony memaparkan bahwa program ini bukan sekadar urusan pemenuhan gizi, melainkan juga pembukaan lapangan kerja padat karya yang terstruktur. Saat ini, terdapat 212 SPPG di Jambi yang mempekerjakan 9.357 orang dari kelompok masyarakat berpenghasilan terendah (desil 1 dan 2).

BACA JUGA: Dokter Internship RSUD KH Daud Arif Meninggal, IKA FK Unsri Soroti Dugaan Kejanggalan

Mengenai kesejahteraan para pekerja tersebut, Sony mengungkapkan, Mereka rata-rata menerima upah sebesar Rp 100.000 per hari.

"Total alokasi dana untuk honor pekerja dari program ini di Jambi mencapai Rp 963,5 juta setiap harinya, " sebutnya.

Lebih lanjut, Sony menjelaskan alasan mengapa pemerintah bersikeras memberikan intervensi dalam bentuk makanan siap santap kepada 446.087 penerima manfaat di Jambi (ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan peserta didik), bukan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

BACA JUGA: Belum Genap 6 Bulan Menjabat, CE Revitalisasi Pengurus Golkar Jambi

Ia menyadari adanya anggapan di masyarakat bahwa uang tunai dianggap lebih praktis dan fleksibel.
"Kalau uangnya diberikan, kan Rp 15.000 itu kualitasnya lebih bagus? Betul, kalau semua berpikir sama," ungkapnya.

Namun, Sony menekankan bahwa tujuan utama program ini adalah kepastian asupan gizi. "Tetapi intervensi pemerintah ini memastikan asupan gizi yang seimbang; besok tidak ada buah di dalam MBG, protes. Tidak ada protein, protes," jelas jenderal purnawirawan tersebut.

Tak kalah pentingnya, Sony memberikan peringatan keras agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba memonopoli rantai pasok bahan baku atau menyelewengkan dana miliaran rupiah yang berputar setiap harinya di Jambi.

"Tidak ada yang batas-batas. Kalaupun ada sebagian yang nakal, merekayasa membuat koperasi dan lain-lain, itu harus segera ditertibkan," pungkas Sony. (aan)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com