Tim Investigasi Kemenkes Bungkam Usai Lakukan Pemeriksaan di 2 RSUD, Wadiryan Anton : Saat di RSUD RM Kondisi Pasien Baik

Tim Investigasi Kemenkes Bungkam Usai Lakukan Pemeriksaan di 2 RSUD, Wadiryan Anton : Saat di RSUD RM Kondisi Pasien Baik

Posted on 2026-05-05 08:32:22 dibaca 388 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bungkam saat ditanya terkait pemeriksaan di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi atas meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy. Hal itu terjadi saat investigasi lanjutan di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Pemeriksaan menyeluruh oleh tim Kemenkes dikarenakan adanya dugaan dr Myta mengalami beban kerja berat tanpa istirahat yang memadai selama menjalani masa internship (magang) di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.

BACA JUGA: Rugikan Negara Rp4,4 Miliar, Tiga Tersangka Korupsi PDAM Tirta Mayang Dilimpahkan ke Kejari Jambi

Usai keluar dari gedung manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi, tim Kemenkes dan lainnya bungkam saat ditanya soal kasus meninggalnya dr.Myta tersebut. Sepatah katapun tak keluar dari bibir tim Kemenkes.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi dr. Ike Silviana tidak berkomentar banyak soal kedatangan tim Kemenkes ke RSUD Raden Mattaher Jambi dan juga terkait kasus meninggalnya dr Myta.

BACA JUGA: Potret Miris SDN 232 di Muaro Jambi, Belajar Bergantian di Gedung Rapuh

"Tunggu saja ya press releasenya (siaran pres), nanti akan dilakukan press release secara menyeluruh. Jadi biar satu kesatuan dan tidak terjadi miskomunikasi," katanya saat dimintai keterangan awak media di RSUD Raden Mattaher Jambi, Senin malam (4/5/2026).

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Raden Mattaher drg. Iwan Hendrawan menyampaikan hal serupa. "Dinkes dan kemenkes yang akan menjelaskan, " sebutnya.

Adapun, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi dr Anton Trihartanto mengatakan, pihaknya telah meminta Kemenkes memfasilitasi keterbukaan informasi kepada media karena masyarakat menaruh perhatian besar terhadap kasus tersebut.

"Kami juga minta difasilitasi karena masyarakat ingin tahu. Saat ini Kemenkes sedang investigasi, jadi nanti keterangan resmi langsung dari mereka," katanya.

BACA JUGA: Peringati Hari Otoda dan Hardiknas di Bungo, Gubernur Al Haris Dorong Pendidikan Berkualitas dan Sinergi Semua Pihak

Dalam pemeriksaan tersebut, pihak RSUD Raden Mattaher dan Dinkes Provinsi Jambi telah menyerahkan seluruh dokumen yang dibutuhkan tim investigasi, termasuk kronologi penanganan medis terhadap dr Myta saat sempat dirawat di rumah sakit itu.

Selain itu, disebutkan dia, pihaknya telah memaparkan seluruh prosedur pelayanan dan penanganan pasien sesuai standar rumah sakit.

"Kami menyerahkan laporan kronologis lengkap dan seluruh data yang dibutuhkan untuk investigasi. Semua sudah kami paparkan sesuai prosedur rumah sakit," ujarnya.

Terkait kondisi dr Myta saat sempat menjalani perawatan di RSUD Raden Mattaher, pihak rumah sakit menyebut saat itu kondisinya belum dalam keadaan kritis.

"Waktu dirawat kondisinya masih baik seperti pasien umum pada umumnya, sehingga diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan," jelasnya.

Sementara itu, lokasi dan waktu penyampaian hasil investigasi resmi dari Kemenkes masih menunggu keputusan pusat. Tim investigasi diketahui saat ini juga melakukan penelusuran di sejumlah daerah lain yang berkaitan dengan penanganan kasus tersebut. (aan)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com