Cuaca Tak Menentu di Bungo, BPBD Imbau Warga Waspadai Ancaman Banjir, Longsor dan Karhutla

Cuaca Tak Menentu di Bungo, BPBD Imbau Warga Waspadai Ancaman Banjir, Longsor dan Karhutla

Posted on 2026-05-12 11:58:03 dibaca 65 kali

JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO – BPBD Kabupaten Bungo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Meski berdasarkan rilis BMKG Kabupaten Bungo telah memasuki musim kemarau sejak April 2025 lalu, namun intensitas hujan di wilayah tersebut hingga kini masih tergolong tinggi.

BACA JUGA: 171 SD di Tanjabtim Diusulkan Revitalisasi, Kementerian Siapkan Kuota 51 Sekolah Prioritas

Kepala BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo, Zainadi, mengatakan kondisi cuaca saat ini masih berada pada masa pancaroba. Hal itu ditandai dengan hujan yang hampir turun setiap malam, meski suhu udara pada siang hari cukup panas.

“Alhamdulillah, turunnya hujan hampir setiap malam ini sedikit banyak mengurangi risiko dampak kemarau panjang,” ujar Zainadi, Senin (11/5/2026).

Terkait kondisi debit air, BPBD sejauh ini belum menerima laporan adanya wilayah yang terendam banjir, baik dari camat maupun datuk rio di Kabupaten Bungo.

BACA JUGA: Empat Mahasiswa Unja Gugat KUHAP ke MK, Minta Penyidik Wajib Berikan Salinan BAP kepada Saksi

Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap ancaman tanah longsor yang rawan terjadi di sejumlah wilayah.

BPBD mencatat sedikitnya ada empat kecamatan dengan risiko tinggi terjadinya longsor, yakni Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Batin III Ulu, Rantau Pandan, dan Pelepat.

Selain itu, potensi banjir juga mengancam sekitar 75 desa atau dusun yang masuk kategori rawan, terutama kawasan permukiman di dataran rendah sepanjang aliran sungai apabila terjadi hujan deras dalam durasi panjang.

BACA JUGA: Sebut Sudah Punya Legalitas, Partai Gerakan Rakyat Jambi Optimis Lolos Pemilu

Menghadapi kondisi cuaca yang masih fluktuatif, warga diimbau berhati-hati saat melintasi kawasan perbukitan maupun tebing tinggi, khususnya di wilayah hulu, karena tanah labil saat hujan berpotensi memicu longsor sewaktu-waktu.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di area lahan kering untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Kami menyarankan penggunaan alat berat untuk pembukaan lahan guna menghindari bencana kebakaran hutan dan lahan,” tegas Zainadi.

BPBD Kabupaten Bungo memastikan akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan seluruh perangkat desa guna mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana selama masa pancaroba.

“Untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam, BPBD siap siaga agar masyarakat tetap merasa aman dan mendapatkan pertolongan dengan cepat apabila terjadi bencana,” tutupnya.(aes)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com