Maulana Naik Pitam, Sebut Ada OPD Santai Saat Pemkot Kerja Mati-Matian
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Suasana apel pagi di Lapangan Balaikota Jambi, Senin (15/6), mendadak tegang. Wali Kota Jambi Maulana melontarkan peringatan keras kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai tidak serius mendukung program prioritas Pemerintah Kota Jambi.
Di hadapan ratusan ASN, Maulana mengaku kecewa karena masih menemukan sejumlah OPD yang tidak bergerak maksimal menjalankan program pemerintah.
BACA JUGA: Dana Kapitasi Enam Puskesmas di Sungai Penuh Belum Cair, DPRD Desak BPJS Beri Penjelasan
Bahkan, ia menilai ada pejabat yang terkesan pasif ketika pemerintah sedang bekerja keras menyelesaikan berbagai persoalan kota.
"Ada OPD kita sibuk, mereka diam saja. Kita sibuk bersih-bersih, mereka santai saja. Sudah cukup waktu 1,3 tahun ini," tegas Maulana.
BACA JUGA: Kenaikan Harga Pertamax Harus Diantisipasi agar Tidak Menekan Pertumbuhan Ekonomi
Maulana memastikan mulai saat ini evaluasi kinerja akan dilakukan secara objektif dan terukur.
Pejabat yang memperoleh penilaian di bawah ekspektasi terancam kehilangan sebagian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Menurut Maulana, aturan sebenarnya memungkinkan pemotongan TPP hingga 30 persen. Namun ia memilih menerapkan pengurangan sebesar 10 persen sebagai bentuk pembinaan.
BACA JUGA: Puluhan Tahun Menanti, Warga Betung Kini Nikmati Jembatan Permanen Bentari
"Saya sudah baca perwalnya. Kalau saya beri nilai di bawah ekspektasi, TPP bisa dikurangi 30 persen. Tapi saya minta cukup 10 persen saja karena menyangkut hajat hidup orang banyak," ujarnya.
Tak berhenti sampai di situ, Maulana juga mengancam akan menurunkan jabatan atau mendemosi kepala OPD yang terus menunjukkan kinerja buruk.
"Kalau tiga bulan berturut-turut kinerjanya di bawah ekspektasi, maka akan dilakukan demosi. Yang tidak mendukung program pemerintah akan kita evaluasi," katanya.
Maulana menegaskan selama ini dirinya telah berupaya menjaga kesejahteraan ASN, termasuk memastikan TPP tetap dibayarkan penuh tanpa pemotongan. Karena itu, ia berharap seluruh jajaran birokrasi menunjukkan komitmen yang sama dalam mendukung visi dan misi pembangunan Kota Jambi.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa selama 1,3 tahun memimpin Kota Jambi, dirinya belum pernah melakukan demosi maupun memberikan penilaian buruk kepada kepala OPD.
Namun kesabaran itu disebutnya telah cukup. Dalam pernyataan yang paling menyita perhatian, Maulana mempersilakan kepala OPD yang tidak siap mengikuti arah kebijakan pemerintah untuk mengundurkan diri.
"Kepala OPD yang tidak mau berubah atau yang mau pindah, ajukan suratnya. Saya setujui hari ini juga. Siap-siap eselon III yang bagus-bagus naik menjadi kepala OPD," tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat dimulainya evaluasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kota Jambi. (hfz)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com