Ilustrasi: jalan rusak sepanjang 9 kilometer dan terendam banjir membuat warga harus jalan memutar untuk menuju ke RS. Jalan yang ditempuh mencapai 20 km. (dok. JawaPos.com)
JAMBIUPDATE.CO, - Terhambatnya akses jalan dari dan ke Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Kutai Barat (Kubar), menjadi catatan memilukan. Seorang remaja berinisial DL, 15, meninggal dalam perjalanan ke RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS) dua hari lalu.
Padahal, korban hanya sakit muntaber. Yang memprihatinkan, saat dirujuk ke RSUD HIS, korban harus dua kali ganti transportasi. Sebab, jalan sepanjang 9 kilometer terendam banjir sehingga pasien harus menggunakan perahu ketinting.
Mereka menyusuri anak sungai membelah pepohonan rimbun di keheningan malam. Setelah itu dilanjutkan perjalanan darat. Kebetulan malam itu hujan deras. "Putri saya sudah mengembuskan napas terakhir saat baru sampai di Melak. Padahal, perjalanan masih 20 kilometer lagi hingga di RSUD HIS," kata orang tua korban.Kejadian seperti itu kerap dialami warga kecamatan penghasil ikan sungai terbesar di Kubar tersebut. "Kami mau tidak mau harus menerima kondisi ini. Selain jauh, ditambah kondisi badan jalan yang rusak berat," kata Tono, warga Kubar.Â
(rud/kri/c9/fat)
Â
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com