Pesawat kargo Amerika Serikat terbang lepas landas dari Bandara Kabul.
JAMBIUPDATE.CO, — Taliban memegang kendali penuh atas bandara internasional Kabul Selasa (31/8) setelah pesawat Amerika Serikat terakhir meninggalkan landasan pacu.
Sebelum fajar menyingsing, pejuang Taliban bersenjata lengkap berjalan melalui hanggar di sisi militer, melewati beberapa dari tujuh helikopter CH-46 AS yang sengaja dirusak sebelum ditinggalkan.
Para pemimpin Taliban kemudian secara simbolis berjalan melintasi landasan pacu, menandai kemenangan mereka.
“Selamat kepada Afghanistan… kemenangan ini milik kita semua,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada wartawan dari landasan bandara.
Dia menyebut momen itu adalah kekalahan Amerika dan menjadi pelajaran besar bagi penjajah lain dan untuk generasi masa depan negara itu.
Mujahid mengatakan “itu juga pelajaran bagi dunia,” tetapi menambahkan bahwa Taliban ingin “memiliki hubungan baik dengan AS dan dunia.
“Kami menyambut baik hubungan diplomatik dengan mereka semua,” katanya,
Bandara Kabul telah menjadi saksi biru pemandangan kacau sejak Taliban menyerang Afghanistan dan merebut Kabul pada 15 Agustus.
Ribuan warga Afghanistan mengepung bandara, beberapa jatuh hingga tewas setelah mati-matian bergantung di sisi jet kargo militer C-17 Amerika.
Pekan lalu, serangan bunuh diri ISIS di gerbang bandara menewaskan sedikitnya 169 warga Afghanistan dan 13 anggota militer AS.
Senin (30/8) tengah malam, para pejuang Taliban menembak dengan penuh kemenangan ke udara mengiringi terakhir pesawat kargo AS terakhir dari bandara itu.
“Setelah 20 tahun kami mengalahkan Amerika. Mereka telah pergi dan negara kita bebas,” kata Mohammad Islam, seorang penjaga Taliban di bandara dari provinsi Logar sambil menggendong senapan Kalashnikov, Selasa.
Dia menambahkan bahwa Taliban menginginkan hukum syariah, perdamaian dan stabilitas.
Mohammad Naeem, juru bicara kantor politik Taliban di Qatar, juga memuji pengambilalihan itu dalam sebuah video online Selasa pagi.
“Alhamdulillah semua penjajah telah meninggalkan negara kami sepenuhnya,” katanya.
Dia memberi selamat kepada para pejuang dengan menyebut mereka sebagai mujahidin, atau pejuang suci.
“Kemenangan ini diberikan kepada kita oleh Tuhan. Itu karena pengorbanan selama 20 tahun oleh para mujahidin dan para pemimpinnya. Banyak mujahidin mengorbankan hidup mereka,” katanya.
Zalmay Khalilzad, perwakilan khusus AS yang mengawasi pembicaraan Amerika dengan Taliban, menulis di Twitter bahwa Afghanistan menghadapi momen keputusan & peluang setelah penarikan.
“Masa depan negara mereka ada di tangan mereka. Mereka akan memilih jalan mereka dengan kedaulatan penuh,” tulisnya. “Ini adalah kesempatan untuk mengakhiri perang mereka juga,” cuitnya. (genpi/fajar)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com