Kasus Dugaan Penganiayaan yang Dilakukan Seorang Oknum Dosen Unja Naik ke Tahap Penyidikan

Posted on 2022-12-21 15:24:32 dibaca 10623 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Kasus dugaan penganiayaan terhadap Artur Widodo, seorang mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (Porkes) Universitas Jambi yang dilakukan oknum dosen berinisial D, naik ketahap penyidikan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira, Rabu (21/10).

Andri mengatakan, saat ini Ditreskrimum Polda Jambi sudah memeriksa sebanyak tiga orang saksi dan mengambil hasil visum.

"Kasus ini sudah naik tahap penyidikan dan kita sudah memeriksa tiga orang saksi," katanya.

Diungkapkan Andri, bahwa hasil visum menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Hasil visum juga sudah kita terima, dan hasilnya ada indikasi kekerasan," tambahnya.

Untuk terduga pelaku, kata Andri, tim penyidik akan melakukan pemanggilan dalam minggu ini.

"Pelaku akan kita lakukan pemangilan dalam Minggu ini," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (Porkes) Universitas Jambi menjadi korban kekerasan di ranah pendidikan.

Kejadian ini menimpa seorang mahasiswa bernama Artur Widodo yang merupakan seorang penyandang disabilitas. Pada Jumat (16/12) korban membuat laporan ke Mapolda Jambi terkait hal tersebut.

Artur menjelaskan asal mula kejadian ini, yakni bahwa dirinya akan menjalani ujian dengan dosen Pembimbing Akademik (PA) berinisial D. Saat itu korban menghubungi D untuk meminta izin.

"Hari ini (Jumat, red) ujian sama dia. Tapi sampai sore tidak ada kabar sama sekali, karena besok saya sudah harus sampai di Palembang untuk ikut kejuaraan pencak silat makanya saya minta izin, untuk bertanya apakah bisa berangkat," jelasnya, Sabtu (17/12).

Saat meminta izin via WhatsApp, D malah memarahi korban, saat itu korban diminta untuk datang ke ruangan kerjanya.

"Saat tiba di tangga langsung di tarik, lalu dipukul sebanyak tujuh kali," ungkap Artur.

Tak hanya itu, diungkapkan Artur bahwa di dalam ruangan dosen dia juga dicekik dan didorong hingga membentur meja ruangan tersebut.

"Saya juga di tanya ibu saya kerja apa, dan mengancam pasal perkuliahan. Dia juga memaki saya buntung (cacat, red)," tuturnya.

Terpisah, Mochammad Farisi selaku
Kapala Humas dan Koordinator Humas Universitas Jambi saat dikonfirmasi Jambi Ekspres mengatakan, Rektor menyayangkan kejadian ini dan akan memangil seluruh pimpinan Dekan, Jurusan dan Prodi untuk mencari tahu kebenarannya.

"Kalau misalnya nanti terbukti kejadian seperti itu dan Oknum dosen terbukti bersalah nanti akan kita berikan sangsi
sesuai ketentuan yang berlaku, yang bersangkutan sebagai dosen, pendidik sekaligus Aparatur Sipil Negara," ujarnya.

Pihak Universitas Jambi juga berharap masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Diupayakan diselesaikan dengan cara kekeluargaan karena Penyelesaian secara kekeluargaan lebih Arif sehingga bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua," tutup Farisi. (raf)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com