Peringati Hari Otoda dan Hardiknas di Bungo, Gubernur Al Haris Dorong Pendidikan Berkualitas dan Sinergi Semua Pihak

Peringati Hari Otoda dan Hardiknas di Bungo, Gubernur Al Haris Dorong Pendidikan Berkualitas dan Sinergi Semua Pihak

Posted on 2026-05-04 12:00:06 dibaca 67 kali

JAMBIUPDATE.CO, BUNGO - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menekankan, hari otonomi daerah menjadi instrumen penting dalam perataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik, Hardiknas momentum strategi perkuat hadirkan pendidikan berkualitas dan merata, pendidikan pondasi utama pembangunan bangsa. Pernyataan tersebut disampaikanya Gubernur saat menjadi inspektur upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah ke-XXX tahun 2026 dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Tingkat Provinsi Jambi, bertempat di Lapangan Dalam Kantor Bupati Bungo, Kabupaten Bungo, Senin (04/05/2026) pagi.

Adapun tema Otonomi Daerah yang diusung pada tahun ini adalah "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita".
Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris membacakan pidato tertulis Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan juga pidato tertulis Menteri Pendidikan dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed.

BACA JUGA: Incar Motor Kunci Tertinggal, Dua Pencuri di Jambi Gasak 17 Motor

Mendagri Tito Karnavian dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta seluruh elemen bangsa yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan otonomi daerah. “Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak inilah yang menjadi pilar utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

"Peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum bagi semua untuk memperkokoh komitmen dan peran semua dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Otonomi daerah adalah instrumen dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia,” lanjutnya.

"Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita, yang mengandung makna dan melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal, untuk secara bersama-sama mewujudkan Asta Cita yang merepresentasikan harapan bangsa Indonesia dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar tersebut tidak akan dapat tercapai secara optimal," imbuhnya.

BACA JUGA: Gerak Cepat! Tim Kemenkes RI Periksa Ruang demi Ruang di RSUD Daud Arif Kuala Tungkal

Mendagri Tito juga menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu terus melakukan transformasi tata kelola melalui reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil, didukung dengan digitalisasi dan inovasi pelayanan publik.

“Birokrasi tidak lagi hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi harus mampu memberikan hasil dan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Otonomi Daerah ini, Gubernur Al Haris mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dan menjadi penjalin sinergi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, kita optimistis otonomi daerah akan semakin mampu mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur Al Haris.

Sementara itu, dalam sambutannya tertulisnya yang juga dibacakan oleh Gubernur Al Haris, Menteri Menteri Pendidikan dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed menjelaskan bahwa pendidikan memegang peran vital dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa dan sebagai pembentuk karakter generasi penerus. "Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas," ujar Mendikdasmen.

BACA JUGA: Peringatan Hari Pers Sedunia 2026, Polda Jambi Tekankan Peran Pers dalam Membangun Informasi yang Akurat dan Berimbang

Ia menambahkan, Kementerian Dikdasmen telah meletakkan fondasi penting menuju pendidikan bermutu untuk semua. Menurutnya, revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran telah menjangkau puluhan ribu sekolah serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

"berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa tiga M: Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus. Tanpa ketiganya, semua kebijakan itu hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat," pungkasnya.

Pada sesi wawancaranya dengan rekan-rekan media Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa dirinya ingin para guru dan ASN di daerah ikut merasakan semangat yang sama. “Semangat pendidikan dan otonomi daerah ini harus terus kita gaungkan karena keduanya memiliki makna penting dalam pembangunan Indonesia,” ujar Gubernur Al Haris usai upacara.

"Keberlanjutan pembangunan sangat bergantung pada bagaimana generasi saat ini melanjutkan perjuangan para tokoh terdahulu, baik di bidang pendidikan maupun pemerintahan daerah,” tambahnya.

“Maka kita buat agendanya di daerah, kita ingin para guru kita, para ASN di daerah juga ikut upacara dengan hal yang sama seperti daerah ini. Kedua semangat yang ada hari ini semangat pendidikan dan juga semangat otonomi daerah ini memang terus kita gaungkan ya, karena dua-duanya punya makna filosofis dalam rangka pembangunan Indonesia ini,” lanjutnya.

“Tinggal lagi bagaimana kita-kita yang melanjutkan semangat daripada para pendahulu kita, apakah itu tokoh-tokoh pendidikan kita yang dulu, dan juga tokoh-tokoh otonomi daerah. Ini penting saya kira, apalagi semangat daripada Pak Presiden Prabowo, dengan Kabinet Merah Putih, Asta Cita, untuk membangun daerah luar biasa. Tinggal kita di daerah yang harus menyemangatinya, memperkuat semua sistem, semua lembaga, ini harus saling satu padu untuk mengawal program-program yang ada di daerah ini. Supaya apa? Supaya daerah kita semakin maju ke depannya, semakin maju di tengah-tengah kondisi global yang kurang baik. Indonesia tetap kokoh, Indonesia tetap terus maju untuk masyarakat, itu intinya,” imbuhnya.
Gubernur Al Haris juga menambahkan bahwa untuk guru-guru di daerah ini, sekarang ini sedang diatur pola-pola untuk mereka disamping nanti gaji mereka maupun juga sertifikasi.

“Nah kita juga sedang mengatur untuk guru paruh waktu ini, kita berikan pada mereka TPP, ini yang kita atur besarnya berapa TPP itu. Karena ada juga guru kita yang belum sertifikasi, artinya mereka masih mengandalkan daripada gaji yang diterima. Dan pola gaji itu hari ini adalah per jam. Nah jam ini yang kita sudah lakukan untuk menambah jumlah uang yang diterima per jamnya, sehingga tiap bulan itu, dia masih bisa menerima uang yang layak untuk mereka itu. Itu yang sedang kita kaji,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris juga menyerahkan berbagai piagam penghargaan kepada mahasiswa, pelajar dan Guru di Kabupaten Bungo.

Upacara ini turut dihadiri unsur Forkompinda Provinsi Jambi, Sekda Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH, para kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, Wali Kota Jambi Maulana, Sekda Bungo Dr. Donny Iskandar, S.Sos, M.T, unsur Forkopimda Kabupaten Bungo dan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bungo, para ASN Kabupaten Bungo, para Camat se-Kabupaten Bungo, para mahasiswa-mahasiswi dan pelajar serta para tokoh masyarakat Kabupaten Bungo dan undangan lainnya. (*)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com