Rabu, 24 Januari 2018
Berita Jambi Paling Update


Dipanggil, Dokter Bimanesh Penuhi Panggilan KPK, Fredrich Belum Tampak

Jumat, 12 Januari 2018 - 10:56:46 WIB | Dibaca: 115 pembaca
Fredrich Yunadi (Dok. JawaPos.com)

JAMBIUPDATE.CO, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Fredrich Yunadi dan Dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo. Mereka merupakan tersangka dari kasus dugaan menghalang-halangi penyidikan terhadap Setya Novanto.

"Keduanya diperiksa sebagai tersangka," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Jumat (12/1).

Selain Fredrich dan Bimanesh, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap salah seorang karyawan swasta. Yakni, Achmad Rudyansyah. "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FY," kata Febri.

Sejauh ini, baru Bimanesh yang tampak hadir memenuhi panggilan tersebut. Dia tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.15 WIB.

Bimanesh ditemani dua orang temannya. Salah satunya menggunakan kursi roda. Bimanesh yang mengenakan kemeja putih lengan pendek langsung masuk ke dalam lobi Gedung KPK tanpa menjawab pertanyaan awak media seraya mendorong kursi roda temannya.

Sekadar informasi, Fredrich dan Bimanesh telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus mencegha, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan kasus korupsi e-KTP yang menjerat Novanto.

Fredrich dan Bimanesh diduga memanipulasi data medis Ketua DPR nonaktif itu agar bisa dirawat, sehingga penyidik KPK tidak jadi menangkap. Fredrich juga diduga telah mengondisikan RS Medika Permata Hijau sebelum Novanto mengalami kecelakaan.

Mereka berdua dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.  (dna/JPC)

Sumber: www.jawapos.com

Berikan Komentar via Facebook :






Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /