Senin, 16 Juli 2018
Berita Jambi Paling Update


Viral, Video Diduga AKBP Yusuf Tendang Ibu di Minimarket sampai Ampun Ampunan

Jumat, 13 Juli 2018 - 13:23:32 WIB | Dibaca: 431 pembaca
Pria diduga AKBP Yusuf tendang ibu di minimarket

JAMBIUPDATE.CO, BABEL – Video oknum polisi tendang ibu di minimarket viral di media sosial. Pelaku disebut-sebut perwira polisi AKBP Yusuf. Ia menendang wajah ibu yang terlihat duduk di lantai sambil minta ampun.

Selain video, pesan berantai soal insiden tersebut juga menyebar di grup WhatsApp. Video dan pesan berantai itu pun menjadi perbincangan heboh.

“Lagi viral di FB, polisi AKBP Yusup menendang ibu-ibu di minimarket selindung, Bangka, hanya gara-gara HP anak AKBP Yusup kesenggol oleh anaknya ibu-ibu hingga HP anak AKBP Yusup terjatuh dan pecah,” demikian isi pesan berantai tersebut.
Dalam video tersebut tampak seorang pria menggunakan kaos berwarna oranye tulisan polisi sedang menginterogasi dua orang ibu-ibu yang sedang terduduk di lantai.

Ibu-ibu paruh baya itu memohon untuk dimaafkan. “Amppun pak, ampun,” pinta wanita itu sambil menjulurkan tangannya ke arah polisi.

Namun permintaan maaf ibu itu malah disambut dengan tendangan yang mendarat di wajahnya. “Diam,” hardik pria berbaju polisi dengan suara keras sambil melayangkan tendangannya.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP M Saleh seizin Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana, membenarkan insiden tersebut. Namun menurut AKP Saleh, ibu-ibu yang ada dalam video itu adalah pelaku pencurian.

Kedua perempuan yang diduga melakukan pencurian itu telah diserahkan ke Mapolres Pangkalpinang.

“Kemarin diserahkan ada dua orang diduga melakukan pencurian. Setelah itu kita lakukan pemeriksaan,” kata M Saleh kepada sejumlah wartawan di Mapolres Pangkalpinang,” seperti dilansir Babelpos (Jawa Pos Grup/pojoksatu.id), Jumat 13 Juli 2018.
Menurut Saleh, pihaknya masih dalam proses penyidikan dua terduga pencurian tersebut. Sampai saat ini datanya yang bersangkutan (terduga pelaku, red) memberikan keterangan terjadi secara spontanitas.

“Tidak ada membicarakan komplotan. Yang diamankan dua orang yang terpenuhi alat buktinya baru satu orang. Barang bukti, susu serta sembako,” urainya.
Saleh enggan mengomentari terkait soal adanya dugaan pemukulan yang diduga dilakukan AKBP Yusuf. Menurut dia, bukan kewenangan dari Kasat Reskrim untuk mengomentari hal tersebut.

“Itu silahkan tanyakan ke pengawas internal di kepolisian tentang video itu. Kaitan perkara ini tidak ada berkaitan dengan video itu,” tukas Saleh.
(babelpos/one/pojoksatu)

Sumber: pojoksatu.id

Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement
Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /