Ketua KPHI Samidin Nashir memimpin rapat koordinasi di Kantor Urusan Haji Mekkah. (Firzan Syahroni/Jawa Pos)
Ketua KPHI Samidin Nashir memimpin rapat koordinasi di Kantor Urusan Haji Mekkah. (Firzan Syahroni/Jawa Pos)

JAMBIUPDATE.CO - Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) mengingatkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPHI) Arab Saudi untuk menjalankan semua program kerja. Menurut hasil evaluasi mereka, masih ada beberapa hal yang harus segera dibenahi.

Ketua KPHI Samidin Nashir mencontohkan hasil temuan timnya di sektor 6, Mahbas Jin, Makkah. Di sana ada ruangan di dalam penginapan yang peruntukannya tidak sesuai.

"Tempat itu sebenarnya ruang makan yang seharusnya dimanfaatkan untuk distribusi katering. Kenyataannya malah dipakai jualan bakso," ujarnya.

Samidin sudah menyampaikan temuan tersebut ke petugas di sektor 6. "Katanya petugas di sektor 6 sudah menyampaikan hal itu ke pengelola gedung. Tapi, belum mendapat respons,"ucapnya.

Padahal, masalah tersebut membuat distribusi katering menjadi lambat. Samidin menjelaskan, saat pihaknya bertemu dengan petugas seksi perumahan di daerah kerja (daker) Makkah, temuan itu juga disampaikan.

Menurut dia, PPIH Arab Saudi sudah memberikan surat teguran kepada pengelola gedung. "Saya minta ada tindak lanjut. Jangan sekadar surat teguran. Harus diberi sanksi karena itu space yang sudah disewa," katanya.

Sanksi terberat, menurut dia, bisa berupa permintaan kompensasi serta memasukkan pengelola gedung dalam blacklist. (oni/jpk)


Sumber: www.jawapos.com

Komentar

Berita Terkait

Satu Orang JCH Asal Batanghari Meninggal di Tanah Suci

Gara-gara ini, Dua JCH Jambi Kloter 21 Batal Berangkat

Gara-gara ini, Dua JCH Kota Jambi Gagal Berangkat

Sakit, Dua CJH Kerinci Gagal Berangkat ke Makkah

Rekomendasi




add images