Ina (30) dan Ica terlihat salah tingkah ketika didatangi petugas Satreskoba Polresta Samarinda di salah satu rumah di Gang Tempurung III, Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Rabu (17/7).
Ina (30) dan Ica terlihat salah tingkah ketika didatangi petugas Satreskoba Polresta Samarinda di salah satu rumah di Gang Tempurung III, Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Rabu (17/7).

JAMBIUPDATE.CO, SAMARINDA - Ina (30) dan Ica terlihat salah tingkah ketika didatangi petugas Satreskoba Polresta Samarinda di salah satu rumah di Gang Tempurung III, Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Rabu (17/7).

Saat itu Ina dan Ica bersama dua pria. Tingkah Ina dan Ica yang serbasalah membuat petugas semakin curiga.

Petugas lantas menggeledah rumah itu. Aparat menemukan sabu-sabu sebanyak 37 paket di rumah tersebut.

Ina, Ica, dan dua pria yang ada di rumah itu ternyata merupakan calo, kurir, serta pembeli.

"Saat kami datang, keempatnya kalang kabut dan berusaha menghindari petugas. Kecurigaan itu berbuah saat kami temukan sebuah plastik hitam besar di atas meja," kata Kasat Satreskoba Polresta Samarinda Kompol Markus.

Dia menambahkan, Ina merupakan calo sabu-sabu yang menerima barang haram itu dari AR. Saat ini AR masuk daftar pencarian orang (DPO).

Sementara itu, Ica merupakan istri Sinchan. Sinchan kini mendekam di sel Polresta Samarinda karena terjerat kasus serupa.

Ina pernah kami tangkap dua minggu lalu. Namun, karena tidak ada barang bukti kami kenakan wajib lapor," ucap Markus.

Dia mengatakan, salah satu pria yang ditangkap ialah Iwan yang berperan sebagai kurir.

Satu pria lainnya ialah Dayat yang merupakan pembeli. (kis/nha/prokal/jpnn)


Sumber: www.jpnn.com

Komentar

Rekomendasi




add images