iklan
Meski masih dalam periode musim hujan, namun cuaca panas terus berlangsung di Jambi beberapa pekan terakhir. Akan tetapi, sampai saat ini, tak ada titik hot spot atau titik api yang terpantau radar pemantauan di Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jambi.

Sucipto, Kasi Penanggulangan Kebakaran Hutan Dishut Provinsi Jambi menjelaskan, hingga 9 Februari, tak ada satupun titik api yang ditemukan. “Di Jambi nihil hot spot. Tindakan kita lakukan untuk kemarin yang ada titik hot spot dari dinas kehutanann yang mengolah data hot spot kita sampaikan data antisipasi ke kabupaten dimana tempat titik hotspot ditemukan,” katanya.

“Sehingga mereka bisa melakukan langkah yang tepat untuk mengatasi hal tersebut,” jelasnya kepada harian ini, kemarin.

Soal adanya lahan gambut di Tanjab Barat yang terbakar seluas 4 hektar, dia mengakui belum mendapatkan informasinya. “Karena pantauan dari hotspot Jambi belum ada. Karena pemantauan ini kalau tanggal 9 kan dilaporkan tanggal 10. Jadi tanggal 10 akan dilaporkan tanggal 11 ini, yang kita terima laporannya di Tungkal belum ada hotspot,” ujarnya.

Soal kabut yang menyelimuti Jambi saat ini, dia mengaku belum bisa memastikan. Apakah asap ini kiriman atau memang berasal dari Jambi sendiri. “Kami memantau titik api saja. Apakah ini asap kiriman dari riau atau darimana, apa dari jambi kita belum tahu,” ungkapnya.

Diterangkannya, untuk interval Januari sampai tanggal 10 februari lalu, secara kumulatif memang ada ditemukan sebanyak 27 titik hotspot. “Namun kemarin dipantau sudah tak ada lagi, apa mungkin sudah padam atau apinya sudah kecil. Dari satelit tak terpantau lagi, bisa jadi sudah di atasi,” tandasnya.

sumber: jambi ekspres

Berita Terkait