MELUBER KE BADAN JALAN: Antrian solar di SPBU, salah satunya di SPBU Pal
Lima, semakin parah saja. Kendaraan meluber hingga ke badan jalan.
MELUBER KE BADAN JALAN: Antrian solar di SPBU, salah satunya di SPBU Pal Lima, semakin parah saja. Kendaraan meluber hingga ke badan jalan.
Antrian kendaraan berbahan bakar solar semakin parah saja di beberarapa SPBU dalam Kota Jambi.

Pantauan koran ini kemarin (12/4)  di beberapa SPBU di Kota Jambi,  seperti SPBU Simpang Rimbo, SPBU Simpang Pucuk, SPBU Nusa Indah dan  SPBU Pal Lima, hingga pukul 10.00 Wib masih terjadi antrian panjang.


Olan supervisor penerimaan BBM di SPBU Simpang Pucuk, mengatakan antrian panjang solar dimulai sejak pukul 05.00 Wib pagi. Akan tatapi penyebab antrian tersebut tidak diketahuinya dengan pasti.


‘‘Tidak bisa diperkirakan penyebabnya kondisi yang seperti ini,’‘ ujar Olan saat berada di Pos satpam SPBU simpang pucuk kepada koran ini kemarin (12/4).


Menurutnya, jika dikatakan penyebab antrian ini karena adanya kelangkaan solar, Olan mengatakan, suplay solar tetap lancar masuk ke SPBU tersebut setiap hari pada pukul 08.00 wib hanya saja sering terlambat.


‘‘Jadi kalau kelangkaan solar, itu bukan penyebab antrian di sini. Kemungkinan bisa jadi bertambah banyaknya kendaraan yang menyebabkan antrian ini,’’ sebutnya.


‘‘Tapi kita tidak tau kalau SPBU di luar Kota Jambi, bisa jadi disana langka sehingga menyebabkan kendaraan berbahan bakar solar mengisi BBM ke Kota Jambi sehingga menyebabkan antrian,’‘ sambungnya lagi.


Terpisah, Novi Operator SPBU Nusa Indah juga mengatakan kemungkinan penyebab antrian solar tersebut adalah bertambah banyaknya kendaraan di Kota Jambi.


‘‘Mungkin kendaraan yang bertambah banyak, hingga terjadi antri,’‘ ujar Novi sembari melayani pelanggan.


Lalu bagai mana dengan stok solar yang masuk? Sebut Novi setiap hari stok solar masuk, hanya saja kadang telat masuk di SPBU tersebut.


‘‘Solar setiap hari masuk terus, kadang memang pernah telat masuknya,’‘ tandasnya.  (sumber: jambi ekspres)

TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

Warga Protes Lewat Spanduk

Hati-Hati ke Luar Negeri

Rekomendasi




add images