iklan Suasana praktek mahasiswa AAK di laboratorium Analis
Suasana praktek mahasiswa AAK di laboratorium Analis
Akademi Analis Kesehatan (AAK) Provinsi Jambi diharapkan menjadi pusat pendidikan tinggi riset teknologi laboratorium yang unggul, mandiri serta terdepan membantu menghantarkan masyarakat Jambi yang Ekonomi Maju, Adil, Aman dan Sejahtera sebagai bagian masyarakat Indonesia, sesuai dengan Visi AAK tahun 2015. AAK Provinsi Jambi berstatus perguruan tinggi negeri milik Pemerintah Provinsi Jambi mempunyai layanan yang keseluruhannya tercakup dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang dijabarkan dalam bentuk visi, misi dan tujuan yang hendak dicapai.

Wakil Direktur I AAK, Suyoso, AMAK, saat ditemui koran ini menjelaskan, pada tahun ajaran 2013/2014 AAK direncanakan akan memulai perkulihan pada bulan September mendatang, namun  sebelumnya akan dilaksanakan ospek pada akhir Agustus mendatang. Pada tahun ajaran 2013/2014 AAK akan menerima sebanyak 120 orang mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seleksi, nantinya akan terbagi dalam 4 kelas yang telah disediakan. “Saat ini sedang berlangsung registrasi atau pendaftaran ulang mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus tersebut, yang juga dibarengi dengan uji kesehatan calon mahasiswa,” ujarnya.

Selain dari 120 mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus, AAK juga menyediakan cadagan mahasiswa untuk mendaftara ulang apabila ada dari 120 mahasiswa saat dilakukan uji kesehata tidak dinyataka lulus. Adapun calon mahasiswa cadangan tersebut dipersiapkan sebanyak 25 orang, dan apabila ternyata memang belum memenuhi kuota yang telah direncanakan akibat ada kegagalan saat uji kesehatan, maka 25 orang cadangan tersebut akan dihubungi untuk melakukan pendaftaran ulang.

Pada saat uji kesehatan nantinya, pengujian yang akan dilakukan diantaranya, uji visik, warna, darah, urin, dan sebagainya tentang kesiapan calon mahasiswa mengikuti kuliah di AAK. Apabila ditemukan adanya calon mahasiswa yang tidak memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan, maka akan dilakukan pemanggilan  terhadap orag tua calon mahasiswa. “Kalau memang dinyatakan tidak dapat dinyatakan lulus, maka calon mahasiswa cadangan akan dipanggil via telepon untuk melakukan registrasi ke AAK,” jelasnya.

Untuk menunjang perkuliahan demi terciptanya Anais yang handal, AAK memiliki fasilitas klinik dan laboratorium sendiri sehingg dapat melakukan pengecekan langsung terhadapat tugas-tugas perkulihan ataupun uji kesehatan untuk mengikuti perkulihan di AAK. Selain itu, AAK juga didukung oleh tenaga pengajar yang sudah memiliki nomor induk dosen nasonal (NIDN) sebanyak 29 orang dari 42 orang dosen yang ada di AAK. Selain itu, salah satu bentuk kepedulian AAK terhadap masyarakat, AAK telah membangun laboratorium Analis, sehingga dapat menggunakannya untuk pengecekan kesehatan dengan tarif yang lebih murah, dan juga dapat digunakan oleh mahsiswa untuk menguji sampel bagi yang sedang praktek.

Lulusan AAK, lanjut Suyoso, hampir 90 persen bekerja di pusat layanan kesehatan yang tersebar diseluruh Provinsi Jambi bahkan hingga keluarm Provins Jambi, dimanana instansi tempat lulusan AAK bekerja seperti Rumah sakit, puskesmas, laboratorium swasta, klinik maupun layanan kesehatan lainnya. Lulusan AAK dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni laboratorium kesehatan guna mendorong pengembangan budi dan daya, berkemampuan dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan konsep pemecahan masalah dengan menggunakan metode ilmiah.

sumber: jambi ekspres

Berita Terkait



add images