iklan
SAROLANGUN, Kabur dari penjara bukan mengenakkan. Malah mendapat timah panas. Hal inilah yang dialami oleh enam orang napi yang berhasil kabur dari rutan Kabupaten Bungo Rabu 16 Oktober lalu.

Kronologis Kaburnya Napi dari Rutan Bungo
1. Enam orang menyelinap dan kabur tanggal 16 Oktober 2013
2. Tim buser Bungo terus melakukan pengejaran bersama polisi Sarolangun
3. Diketahui Napi yang kabur tersebut lari ke Sarolangun di Kecamatan Pauh
4. Dua orang diantaranya berada di desa Sepintun. Lalu polisi lakukan pengintaian
5. Saat disergab Napi melakukan perlawanan lalu didoor oleh polisi
6. Dirawat dan dikembalikan ke Rutan Bungo

Dua diantara mereka ditembak polisi karena melawan saat dieksekusi. Keduanya adalah Lukman napi kasus pencurian dan Musodik napi kasus penggelapan. Jumlah keseluruhan yang ditangkap hingga kemarin sebanyak lima orang.

Kapolsek Pauh AKP Darmawan saat dikonfirmasi mengatakan, kelimanya diamankan pada 18 Oktober lalu. “Dua orang yang tertembak dirawat di puskesmas.Tiga napi sudah dikembalikan ke Rutan Bungo,” jelasnya.

Menurut dia, Tim Buser sudah melakukan pengintaian selama tiga hari sebelum menangkap kelima napi tersebut.

“Kedua pelaku tersebut berada di Desa Sepintun dan sembunyi di sebuah kebun milik warga. Disaat penangkapan, kedua pelaku tersebut memberikan perlawan sehinga membuat petugas memeberikan hadiah timah panas,” tambah Kapolsek.

Lebih jauh dikatakan Kapolsek, setelah diberikan perawatan, maka kedua tersangakan akan diantar kembali ke Mapolres Bungo dan untuk proses hukumnya.

sumber: je

Berita Terkait



add images