iklan
Sebanyak 2 orang calon praja IPDN gagal setelah dilakukan proses pemeriksaan ulang di kampus IPDN Jatinangor. Hal ini dikatakan Ambok Tuo, Kepala BKD Provinsi Jambi, kepada media ini, Minggu (3/10).

‘‘Masalah kesehatan, tinggal 63 orang perwakilan kita dari provinsi Jambi. 2 orang ini setelah ikut tes kesehatan ulang baru dinyatakan gugur,’‘ jelasnya.

Ditanya, darimana asal keduanya, disebutkannya, kedua orang calon praja yang gagal itu berasal dari Kabupaten Kerinci. ‘‘Mereka itu semuanya 2 orang dari Kabupaten Kerinci,’‘ ungkapnya.

Lalu, apakah Kabupaten Kerinci tak ada perwakilan di IPDN Jatinangor setelah gugur tersebut? Dia mengatakan, kerinci tetap memiliki perwakilan di IPDN. ‘‘Ada, masih ada 4 orang lagi,’‘ ujarnya.

Dia menjelaskan, proses dan tahapan seleksi sudah selesai dilakukan. Lalu apakah saat ini praja IPDN sudah mulai mengikuti pelajaran? Dia mengatakan belum.

‘‘Belum. Sekarang mereka masih ikut diksar apa namanya itu, mendisra atau apa. Ada semacam kegiatan diksar di jatinangor. Nanti ada kegiatan lagi. Belum belajar mereka,’‘ katanya.

Menurutnya, praja IPDN akan memulai ikut belajar setelah pengukuhan. ‘‘Mereka mulai belajar nanti setelah pengukuhan diperkirakan tanggal 9 atau tanggal 10 Desember. Setelah pengukuhan itu informasinya mereka langsung belajar,’‘ sebutnya.

Nantinya, praja IPDN tersebut akan mengikuti pendidikan selama 4 tahun. ‘‘Yang terbanyak perwakilan dari Kotamadya ada 32 orang. Selebihnya merata, ada 4 ada yang 3 dan ada yang 2,’‘ pungkasnya.

sumber: je

Berita Terkait