iklan
Penerima tunjangan sertifikasi guru untuk Pegawai Negerei Sipil (PNS) di Kota Jambi bakal bertambah sebanyak 551 orang. Hal ini disampaikan kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Jambi, melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Adi Triono, Senin (3/2).

Menurut Adi, jumlah guru penerima sertifikasi tahun 2013 sampai triwulan IV sebanyak 2.912 orang tentunya akan mengalami perubahan atau penambahan seiring dengan banyaknya guru yang mengurus untuk sertifakasi. “Untuk catatan, tahun 2014 ini ada guru yang baru mendapatkan sertifikat pendidik, untuk Kota Jambi sekitar 551orang. Jadi ada tambahan sekitar 500 lebih untuk guru yang mendapatkan sertifikat pendidik,” kata Adi.

“Nah ini yang otomatis nantinya akan membebani anggaran PMK untuk tahun 2104, untuk penerima sertifikasi tahun 2014 ini akan bertambah,” tambahnya.

Namun 551 orang yang bakal mendapatkan sertifikat pendidik, Adi menyebutkan, Disdik masih menunggu SK dirjen, karena SK dirjen itu untuk guru SD dan SMP berdasarkan data yang ada di Dapodik di sekolah masing-masing.
--batas--
“Dari data itu, nanti direktorat akan memverifikasi mana guru yang bisa diterbitkan SK Dirjennya. Disana baru ketahuan berapa jumlah guru yang bisa diajukan untuk menerima tunjangan sertifikasi,” terang Adi.

Lebih lanjut,  ia menjelaskan, setelah diverifikasi yang telah mendapatkan sertifikat pendidik itu di dapodik dan memenuhi syarat, maka guru tersebut baru berhak menerima tunjangan sertifikasi. “Misal ngajarnya cukup 24 jam, kemudian keluar SK dirjennya dan sayarat lainnya juga lengkap, berarti guru ini berhak untuk menerima sertifikasi,” jelasnya.

Lalu kapan sertifikasi ini bisa dikucurkan? Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada petunjuk dari pusat mengenai sertifakasi tahun 2014. Ia menyebutkan, kemungkinan akan sama ketentunanya dengan tahun yang telah sudah.  

Ia menambahkan, untuk Tunjangan Sertifikasi tahun 2013 sudah terbayarkan cukup 12 bulan. Tidaka ada kekurangan satu Bulan pun kepada penenerima sertifaksi di Kota Jambi sebanyak 2.912 orang.

sumber: jambi ekspres

Berita Terkait