iklan Penjualan Isuzu di Provinsi Jambi belum mencapai target  yang diharapkan
Penjualan Isuzu di Provinsi Jambi belum mencapai target yang diharapkan

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Penjualan Isuzu pada tahun 2014 hanya mencapai 75 persen dari target. Tak tercapainya target tersebut akibat dari gagalnya proses kredit melalui leasing yang disebabkan oleh plafon anggaran yang terbatas.

Supervisor PT Sipin Mobilindo Jambi, Alamsyah mengatakan, walaupaun pada tahun lalu belum mencapai target, namun pada tahun 2015 tetap menaikkan target.  Hal ini dilakukan untuk mengejar share penjualan unit mobil Isuzu, dimana saat ini Isuzu menguasai 15 sampai dengan 20 persen penjualan secara global Jambi.

 Selama satu tahun lalu, unit Isuzu yang ditargetkan terjual  sebanyak 300 unit. "Yang terealisasi sekitar 75 persen dan mampu menyumbang sekitar 15 persen share penjualan truk kelas dua, atau medium," sebutnya

Walaupun penjualan unit pada tahun 2014 lalu tidak mencapai terget, namun masih lebih baik dari tahun sebelumnya. Penjualan unit Isuzu pada tahun 2015 tetap ditargetkan naik sebesar 25 persen, atau total penjualan pada 2015 ditargetkan sebanyak 450 unit kendaraan. Kendaraan yang dimaksud sebagaian besar berupa truk, yang memang sudah menjadi icon Isuzu.

Alamsyah menyebutkan, penetapan target baru untuk tahun 2015 ini juga didukung dengan telah beroperasinya pabrik Isuzu dikawasan Kerawang. Dan ini menjadi satu-satunya pabrik truk yang beroperasi di Indonesia.

Produksi dari pabrik ini nantinya tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri, melainkan juga akan di ekspor sampai keluar negeri. Bahkan direncanakan juga untuk membuka pembiayan sendiri dari Isuzu sehingga menjadi alternatif pembiayaan. "Apabila ada pembiayaan dari Isuzu tentunya penjualan akan lebih banyak kedepannya, SPK yang disetujui saat promosi tidak mudah untuk dibatalkan," jelasnya.  

(kar)

 

 


Berita Terkait



add images