JAMBIUPDATE.COM, JAMBI Bripka Feri Handoko dan Briptu Rama Hidayat, Senin (3/8) sore, menjadi korban pengeroyokan oleh keluarga bandar narkoba jaringan Pulau Pandan, Ade.
Berdasarkan informasi yang didapat jambiupdate.com, pengeroyokan ini bermula ketika kedua polisi yang menjadi korban pengeroyokan, memergoki Ade tengah bertransaksi Narkoba. Kemudian, Target Operasi (TO) tersebut ditangkap dengan barang bukti 1 paket kecil narkotika jenis sabu. Namun, ia memberontak dan berteriak.
Sontak teriakan itu, membuat keluarganya, Ayah, Ibu dan Adiknya mengejar polisi. Bahkan, keduanya dilempari batu dan dipukul dengan menggunakan besi. Akibatnya, Ade terlepas dan langsung kabur.
Iya, anggota Saya dipukuli keluarga Ade. Semuanya sekitar lima orang. Ade berhasil lolos, ujar Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jambi, AKBP Nofrizal di lokasi.
Kedua anggota terluka di kepala dan bagian lengan. Dengan kondisi ini, sejumlah personel Brimob Polda Jambi yang tengah menyisir Pulau Pandan langsung diturunkan ke TKP yang berlokasi di RT7, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.
Kemudian rumahnya digeledah dan berhasil ditemukan bong (alat hisab sabu,red).
Sekarang kita bawa keluarganya ke Mapolda Jambi untuk diperiksa. Anggota kita juga akan visum, pungkasnya.(pds)
