iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.COM, SENGETI Untuk membubarkan pemuda Desa Pulau Kayu Aro dan Kelurahan Sengeti yang saling serang, Sabtu (29/8) sekitar pukul 22.00 WIB, polisi melepaskan empat tembakan peringatan. Peristiwa baku hanta mini terjadi di jalan jalur dua Sengeti.

Salah satu warga yang berada di lokasi saat kejadia menyebutkan, saling serang terjadi saat itu. Bahkan satu orang terluka karena sabetan senjata tajam. Beruntung polisi dengan sigap mengamankan suasana. Bahkan, untuk membubarkan massa terpaksa diberikan tembakan peringatan.

"Sekitar empat kali lah ada suara tembakan," ungkap salah satu warga Sengeti.

Sejauh ini, pemuda antar dua desa yang bertetangga ini sudah damai. Hal ini disampaikan oleh Rusdi Saleh warga Sengeti yang juga anggota DPRD Kabupaten Muarojambi. Disebutkannya, persoalan antara warga Sengeti dan Desa Pulau Kayu Aro telah selesai setelah dilakukan mediasi sekitar pukul 02.00 WIB.

Sudah selesai tadi malam, biasalah persoalan anak muda, ngompas (red_pemalakan)," ungkapnya.

Memang katanya, setelah terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh pemuda Pulau Kayu Aro, warga Sengeti sempat mendatangi Desa Pulau Kayu Aro. Tapi, disana tidak terjadi saling pukul atau keributan.(era)


Berita Terkait



add images