JAMBIUPDATE.COM, SAROLANGUN Kamis(3/9), Melati (14) warga Desa Panti, Kecamatan Sarolangun, digilir empat pemuda di semak-semak yang berlokasi di Desa Sungai Abang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh jambiupdate.com di lapangan, Melati kejadian berawal dari (bukan nama sebenarnya) melintas di Desa Sungai Abang, dengan mengendarai mengendarai sepeda motor miliknya. Saat itu ia hanya sendirian. Melati tak sadar saat melintas di desa Sungai Abang, ada empat orang pemuda telah mengintainya.
Tiba-tiba, tidak jauh dari pemukiman, empat orang pemuda itu memberhentikan kendaraan Melati dan memintanya untuk turun. Melihat kemolekan dan mulusnya tubuh melati empat orang pemuda yang diduga dipengaruhi sabu-sabu ini, sudah berfikiran kemana-mana.
Dengan sepontan, dan mengancam, lalu melati diseret ke dalam semak belukar. Di dalam semak itu lah, Melati disuruh membuka seluruh pakaiannya. Melati menolak dan diancam akan dibunuh.
Setelah Melati bugil, empat pemuda itu menggilirnya secara bergantian. Setelah itu, para tersangka meninggalkan Melati di semak belukar dalam keadaan bugil. Sepeda motor milik Melati, dan handphone genngamnya juga dibawa lari para pelaku.
Kapolres Sarolangun, AKBP Budiman Bostang, melalui Kasat Reskrim, AKP Buheri, dihubungi menyebutkan, setelah memperkosa Melati, empat pemuda melarikan diri.
"Diduga, saat melakukan pemerkosaan itu, pelaku usai pesta sabu-sabu," kata AKP Buheri.(ded)
