iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.COM, MERANGIN - Kekerasan dalam pendidikan kembali mencoreng nama Merangin. Selasa (1/9) Ikbal, pelajar kelas 3 SMA Negeri Merangin, dikeroyok 14 teman sekolahnya. Kini korban dirawat di rumah sakit karena mengalami luka parah. Bahkan, pembuluh darah di lengannya putus.

Ikbal yang ditemui di Rumah Sakit Umum (RSU) Kolonel Abunjani, Kota Bangko, mengaku dirinya tidak tahu ada permasalahan apa hingga dirinya menjadi korban.

(BACA JUGA: Ini Dia Kronologis Pelajar SMAN 4 Merangin yang Dikeroyok Hingga Putus Pembuluh Darah)

Saya cuma berniat melihat ada apa ribut di belakang sekolah, malah Saya yang dikeroyok," ujar Ikbal, Minggu (6/9).

Kepala Dinas Pendidikan Merangin, Mashuri, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya kejadian itu.

Belum ada laporan dari pihak sekolah, nanti Saya akan cek dulu, singkatnya.

Sementara, Kapolsek Sungai Manau, IPTU Nursan, yang dikonfirmasi juga mengatakan jika pihaknya belum menerima laporan terkait pengeroyokan ini. Dia berharap, kepada pihak yang dirugikan untuk membuat laporan.

Sudah saya cek ke piket jaga, namun tidak ada laporan. Kami berharap kepada pihak yang merasa dirugikan untuk segera melaporkannya, tandas Kapolsek.(amn)


Berita Terkait



add images