JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK Prediksi bakal ada peningkatan jumlah warga yang terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) selama periode Agustus ternyata benar. Berdasarkan laporan Dinkes Tanjabtim tercatat 1.740 warga warga Tanjabtim terkena ISPA.
"Bahkan setiap pekannya, selalu terjadi peningkatan kunjungan pasien ISPA sebanyak 10 hingga 30 persen," kata Kadinkes Tanjabtim, Samsiran Halim, Rabu (9/9).
Merujuk pada jumlah warga yang terkena ISPA bulan sebelumnya, warga yang terkena ISPA rata-rata perbulan hanya mencapai angka 1000. Tapi pada Agustus terjadi lonjakan drastis.
"Puncak kunjugan pasien ISPA ini, terjadi pada Agustus hingga awal September ini. Pada masa tersebut Tanjabtim memang tengah diselimuti kabut asap yang cukup pekat," jelasnya.
Kemarau yang terjadi sehingga banyak menimbulkan kabut asap, akibat dari kebakaran lahan yang terjadi di beberapa titik di Tanjabtim, tambah Samsiran, adalah yang terparah dibandingkan tahun-tahun yang lalu.
"Mayoritas yang terkena Ispa adalah anak-anak, kami himbau orang tua untuk sementara waktu melarang anaknya melakukan aktifitas luar ruangan," jelasnya.(yos)
