JAMBIUPDATE.COM, JAMBI Penyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Asrma Santri Sekolah Madrasah Aliah Negeri (MAN) Cendikia Jambi, sudah hampir rampung. Ahli juga sudah menyerahkan hasil cek volume bangunan ke penyidik.
Iya, kita sudah menerima hasil cek volume bangunan dari tim teknis sebagai ahli yang dimintai bantuannya, ujar Kasi Penyidikan, Imran Yusuf, kepada sejumlah wartawan, Jumat (12/9).
Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan diterima hasil tersebut, pihaknya akan menggelar ekspose perkara untuk menentukan arah kasus. Apakah akan dinaikkan dari penyelidikan ke tingkat penyidikan.
Menurutnya, dalam ekspose intern tersebut, penyidik akan mengsingkronkan hasil cek volume dengan data yang telah dikumpulkan. "Insya Allah pekan depan kita akan ekspose," pungkasnya.
Untuk diketahui, pembangunan asrama tersebut menggunakan anggaran dari Kementrian Agama Wilayah Provinsi Jambi, yang pencairan anggarannya melalui dua tahapan. Pencairan pertama pada 2013 sebesar Rp1,3 miliar yang digunakan untuk struktur bangunan MAN Cendikia yang berlokasi di Pijoan, Muarojambi.
Selanjutnya, pada 2014 dana kembali dicairkan untuk tahapan pembangunan sebesar Rp1,4 miliar. Total secara keseluruhan dana mencapai Rp2,7 miliar. Dalam penyelidikannya, pihak Kejati Jambi, sudah memeriksa mantan Kepsek MAN Cendikia, Muslim. Pemeriksaannya juga dilakukan berkali-kali. Indikasi sementara pada kasus ini adalah pengerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi.(hfz)
