iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.COM, MUARABULIAN - Salah satu mahasiswi Unja asal Desa Jelutih, Kecamatan Bhatin XXIV, Kabupaten Batanghari yang ditemukan tewas di semak-semak di perbatasan Sijunjung, Sumbar (sebelumnya tertulis Bungo, red), Rahadatul Aisy alias Keisi (19) Sabtu (12/9) ternyata diperkosa terlebih dahulu, baru kemudian dibunuh dan mayatnya dibuang ke semak-semak.

(BACA JUGA: Ini Dia Kronologis Tewasnya Mahasiwi Unja yang Mayatnya Ditemukan di Semak-semak)

Menurut keterangan beberapa warga, kuat dugaan Kesi merupakan korban pembunuhan. Ia diperkosa terlebih dahulu, dan lalu dibunuh, kemudian dibuang kesemak-semak di Kabupaten Sijunjung. 

"Kalau melihat kondisinya, korban diperkosa lalu dibunuh. Pasalnya, wajah dan lehernya mengalami luka lebam," ujar Adi Susanto, Anggota DPRD Batanghari yang tinggal satu desa dengan korban kepada jambiupdate.com Minggu sore ini (13/9).

Sayangnya, Kapolsek Bathin XXIV IPTU Andika Lubis saat dikonfirmasi terkait hal ini masih enggan memberi keterangan secara rinci. Di hanya membenarkan adanya warga Desa Simpang Jelutih yang tewas dibunuh.

"Kalau orang meninggal di Simpang Jelutih memang ada. Namun saya belum mengetahui siapa yang meninggal. Info yang beredar adanya mahasiswi Unja meninggal akibat dibunuh. Pasalnya, Keluarga korban pun belum ada yang melapor ke Polsek Bathin XXIV terkait kasus ini, kata Kapolsek IPTU Andika Lubis. (adi)

 


Berita Terkait



add images