iklan Kedua korban dipukul dirawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Raden Mattaher.
Kedua korban dipukul dirawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Raden Mattaher.

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Ade siswi  SMP 5 Kota Jambi dan Intan (12) siswi SD Muhammadiyah, kini terbaring di RSUD Raden Mattaher Jambi. Ia menjadi korban pengeroyokan belasan orang tak dikenal, Rabu (28/10) sore di kawasan Jalan Yusuf Singedikane, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Pengakuan Ade saat dijumpai jambiupdate.com di Instalasi Gawat Darurat RSUD Raden Mattaher, Kamis (29/10) menuturkan, saat membeli peralatan sekolah, dirinya bertemu dengan Intan. Setelah itu, Dia dan Intan ingin sama-sama pulang ke rumah di Broni menggunakan sepeda motor.

Dalam perjalanan, sejumlah laki-laki yang juga mengendarai motor memintanya untuk berhenti dan bertanya yang tidak jelas. "Pas di depan Kantor Dinas Perkebunan, Kami distopin cowok yang dak kami kenal, katanya.

Saat itu, lanjutnya, ia berhenti. Namun tiba tiba dihampiri belasan orang yang juga mengendarai sepeda motor. Jumlahnya sekitar 15 orang. Ada laki-laki dan perempuan.

"Dia bilang adek ni sekolah SMP 16 ya, kami bilang bukan bang. Kami terdengar ada seorang cewek bilang, itu dia orangnya, Dia SMP 16 tu, gebukin be," terang Ade.

Setelah itu, dirinya dan temanya itu dipukuli hingga tidak sadarkan diri. Kami tahunyo tibo-tibo lah di rumah sakit," sebut Ade. (cok)


Berita Terkait