JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Amriyan alias Yan, Warga Desa Gurun Tuo Simpang, Kecamatan Mandiangin, Rabu malam (18/11) tewas mengenaskan dengan beberapa luka sabetan benda tajam di bagian punggung dan kepalanya.
Nasib nahas yang dialami salah satu pengamanan PT APN ini terjadi di kilometer 7, Desa Danau Serdang, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. Saat itu, korban yang berboncengan dengan temannya dihadang segerombolan orang tak dikenal dengan membabi buta mengayunkan golok kearah korban.
Brigadir Prawoto, Anggota Brimob Polda Jambi, yang ditugaskan di PT APN tersebut, mengatakan, awal mula pertikaian dipicu kekesalan dari pelaku, yang diketahui berindisial A, warga Desa Danau Serdang, Kecamatan Pauh, membawa buah sawit hasil panennya di atas lahan berstatus quo, sehingga korban pun menghentikan pelaku dan menahan buah sawit hasil panennya.
"Diduga tidak terima atas perlakuan korban, pelaku pun pulang ke rumah dan hingga malam harinya langsung melancarkan aksi nekadnya tersebut kepada korban," katanya.
Kepala Desa Gurun Tuo Simpang, Buhori, mengakui sempat mendengarkan rencana aksi dari warganya itu akan tetapi dirinya sudah memerintahkan perangkat desa untuk mencegah upaya warga setempat, sehingga amarah dari para warganya pun dapat diredam.
"Sekarang aparat kepolisian tengah menangani kasus tersebut dan saat ini masih mengejar para pelaku yang di duga lebih dari satu orang,"kata Kades Gurun Tuo.(ded)
