JAMBIUPDATE.CO, MUARABULIAN-Jon Suares (36) dan Rido Alfazri (19), sopir mobil taft yang membawa obat-obatan, mengaku tidak mengenal pelaku yang memberonding mereka dengan tembakan saat melintas di Desa Jangan Baru menuju desa Meranti Baru, Kecamatan Mandiangin, Sarolangun, Selasa (24/11).
Soalnya, pelaku saat melakukan aksinya penembakan menutupi kepala dan wajah dengan sebo berwarna hitam.
Yang jelas ciri-cirinya kurus dan tinggi. Senpi yang digunakan laras panjang berwarna kuning, sebut Jon.
Kedua korban sendiri mencurigai kalau pelaku hendak melakukan aksi perampokan. Aksi itu sangat mendukung mengingat jalan dari Desa Meranti Baru menuju Desa Jangga Baru sangat sepi. Jalannya masih jalan tanah, kemungkinan pelaku itu mau merampok, Kata Jon.
Baca Juga: Brak.....Mobil Farmasi Diberondong Tembakan di Mandi Angin
Jon mengaku sebenarnya mereka rutin melintas di jalan tersebut. Setiap bulan mereka selalu mengantar obat pesanan kepada perawat Banu.
Biasanya aman-aman saja. Ngak pernah ada masalah, tuturnya. Kedua korban ini berharap aksi penembakan itu bisa segera terungkap. Kalau tidak, mereka tidak akan berani untuk mengantar obat pesanan ke Desa Jangga Baru. (adi)
