JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi, masih menangani kasus dugaan penganiayaan terhadap korban Bima Sakti Juliansyah. Dari hasil visum dokter, dipastikan bekas jahitan di kepala Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi ini, tanda kekerasan.
Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Wirmanto, mengatakan, hasil visum tersebut diambil dari Rumah Sakit mayang Medical Center tempat dimana korban berobat.
Hasilnya ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. Ada bekas luka jahitan di kepala korban, ujar Kompol Wirmanto, Kamis (12/5).
Dia menegaskan, hasil visum tersebut merupakan penganiayaan sebelum Bima ditemukan tewas gantung diri di kontrakannya yang berlokasi di Kotabaru, Kota Jambi.
Mantan Kapolsek Pemayung ini menjelaskan, untuk kematian korban, dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan murni gantung diri.
Yang kita selidiki sekarang sesuai dengan laporan orangtua korban, yakni dugaan penganiayaan, tandasnya. (pds)
