JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin kembali membawa mala petaka. Kamis (19/5) sore, seorang pria nekat membacok pamannya sendiri. Pemicunya, diduga rebutan lahan PETI. Peristiwa ini terjadi di Desa Rantau Ngarau, Kecamatan Tabir Ulu.
Dari data yang berhasil dihimpun jambiupdate.co, pelaku adalah Bujang, warga Desa Rantau Ngarau Kecamatan Tabir Ulu. Dia membacok pamannya, Aman (60). Usai membacok, pria 30an tahun ini pun langsung kabur melarikan diri.
Kapolsek Tabir Ulu, AKP Rasiman, membenarkan adanya kejadian ini. Dia menyebutkan, pembacokan ini diduga karena perebutan lahan PETI antara pelaku dan korban.
"Soal lahan PETI. Masih lahannya, belum ada pengerukan emas di lahan yang disengketakan," ujar Rasiman.
Akibat pembacokan itu, lanjutnya, korban mengalami luka pergelangan tangan. Bahkan nyaris putus. Kemudian juga mengalami luka sabetan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya yang lain. Kini korban dirawat di RSU Kolonel Abundjani Bangko. (amn)
