iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN- Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas III Sarolangun, mendapatkan kiriman dua paket narkotika yang diduga adalah sabu-sabu yang ditujukan untuk salah seorang penghuni Lapas. Informasj yang dihimpun jambiupdate.co,   paket tersebut dimasukan kedalam roti dan pasta gigi.

Pengiriman paket ini, diendus oleh petugas Lapas, namun sayangnya, sang pengirim berhasil kabur terlebih dahulu.

Kalapas Sarolangun, Junaidi Rison dikonfirmasi membenarkan hal itu. Dia mengatakan, pengiriman sabu ke lapas dilakukan pada sabtu lalu (25/5) saat petugas lapas sedang istirahat.

Yang pertama itu dilakukan, Sabtu (28/5) sekitar pukul 14.00. Dimana ada satu orang datang dengan menggunakan motor menitipkan bingkisan untuk tahanan inisial BD, asal Musi Rawas, kata Kalapas ditemui, Selasa (31/5).

Setelah menitipkan barang tersebut sebutnya, pembawa bingkisan berisi sabu langsung meninggalkan lokasi. Sementara petugas lapas yang saat itu hanya satu orang langsung memeriksa isi bingkisan tersebut.

Saat diperiksa ternyata bingkisan berisi roti, di dalam rotinya terdapat satu paket diduga sabu ukuran kecil, jelasnya.

Masih pada hari yang sama sebutnya, kejadian serupakan juga terjadi. Dengan modus yang sama mengatarkan bingkisan untuk tahanan, setelah meletakan  bingkisan si pamebawa barang langsung kabur.

Yang kedua terjadi sekitar pukul 17.00 dihari yang sama. Dimana ada dua orang membawa barang titipan berisi peralatan mandi untuk tahanan inisial MK warga Pelawan. Namun setelah diperiksa, di dalam odol terdapat satu paket diduga sabu, ungkapnya.

Adanya temuan tersebut sebutnya, pihaknya langsung mengamankan barang bukti tersebut. Kemudian melaporkan kepada Polres Sarolangun.

Sudah kita laporan, sekarang polisi masih melakukan penyidikan. Namun dua orang yang diduga pemasan sabu tersebu sampai saat ini belum mau mengaku,jelasnya.(dez)


Berita Terkait



add images