iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Pencabulan dan kekerasan terhadap anak di Provinsi Jambi, meningkat. Tentunya ini harus menjadi perhatian bersama untuk kedepannya bisa diminimalisir.

Kabid Kesahjeteraan Perlindungan Anak, H Nurul Fajriani melalui Kasubid Perlindungan Anak P2TP2A Jambi, Agus Santoso, mengatakan, maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan akan sangat berbahaya jika  tidak ada dukungan hukum setimpal kepada para pelakunya.

Terangnya, kekerasan seksual yang dialami oleh anak itu bisa membuat si korban sangat menderita seumur hidup, ataupun bisa menjadi trauma yang cukup berbahaya bagi kejiwaan si anak.

Berdasarkan data yang kita punya, kasus kekerasan dan pelecehan seksual di seluruh Provinsi Jambi memang cukup meningkat. Tetapi kasus seperti ini dapat dianggap seperti fenomena gunung es jadi kita tidak tahu ke dalam-dalamnya, ujar Agus, Rabu (15/6).

BACA JUGA: Duhh!!! Kasus Pencabulan dan Kekerasan Terhadap Anak di Jambi Meningkat, Ini Jumlahnya

Jelasnya, adapun penyebab terjadinya kekerasan seksual pada anak ini terjadi bisa dari faktor ekonomi keluarga yang tidak memadai dan juga dari faktor lainnya seperti faktor media elektronik dengan mengakses situs-situs porno yang saat ini sangat gampang di akses oleh semua orang.

" Saya rasa faktor itu cukup menjadi faktor utama yang menyebabkan terjadinya kasus kekerasan seksual pada anak, terangnya

Dilanjutkan Agus kembali, selain faktor ekonomi dan situs-situs porno, faktor peredaran narkoba, minuman beralkohol, dan lingkungan keluarga serta masyarakat juga menjadi faktor lainnya yang mengakibatkan kekerasan seksual dapat terjadi.

"Saya harap agar masyarakat lebih peduli terhadap permasalahan kekerasan seksual seperti ini, supaya tindakan kekerasan seksual pada anak dapat tercegah dengan baik," tambahnya. (cok)


Berita Terkait



add images