iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pelanggaran lalu lintas di Provinsi Jambi masih tinggi. Ini juga sejalan dengan banyaknya terjadi kecelakaan lalu lintas. Bahkan, terhitung sejak dimulainya Operasi Ramadniya 2016 pada 30 Juni hingga 11 Juli 2016, terjadi 35 kasus kecelakaan lalu lintas. 

Dari data yang dihimpun jambiupdate.co, di Polda Jambi, dari 35 kasus tersebut, 15 korban meninggal dunia, luka berat 30 orang dan luka ringan 51. Kerugian materil mencapai Rp342,9 juta. 

Angka ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2015 pada pelaksanaan Operasi Ketupat. Dimana, terjadi 19 kasus. 12 korban meninggal dunia, luka berat 7 orang dan luka ringan 25 orang. Kerugian materil Rp134,7 juta. 

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi, melalui Kasubbid Penmas, Kompol Wirmanto, mengatakan, untuk tahun ini angka kecelakaan meningkat dibandingkan dari tahun lalu. 

"Kejadian kecelakaan mengalami peningkatan 16 kasus. Korban meninggal dunia meningkat 3 orang, luka berat 23 orang dan luka ringan 26 orang," ujar Kompol Wirmanto, Rabu (13/7). (pds)


Berita Terkait



add images