iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Pengembangan lebih lanjut terus dilakukan Unit PPA Polresta Jambi terhadap kasus protitusi pelajar. Tidak hanya PU, ternyata masih ada kaki tangan mucikari yang diduga terlibat dalam bisnis lendir ini. 

Kapolresta Jambi, Kombespol Bernad Siabarani melalui Kepala Unit Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA), Iptu Sisca, mengatakan, saat ini muncul beberapa nama yang juga terlibat dalam prostitusi ini dan semua merupakan anak di bawah umur.

"Masih ada dua nama lagi yang terlibat dalam bisnis ini, saat ini masih kita kaukan penyeldikan lebih lanjut, kata Sisca.

Kedua nama yang disebutkan itu berinisial M dan dan S. Peran dari keduanya adalah mencari siapa teman mereka yang mau mengikuti bisnis ini, setelah keduanya mendapatkan calon barulah PU menawarkan ke WH, ketika kesepakatan harga sesuai, selanjutnya hotel menjadi tujuan terakhir.

Lebih lanjut dikatakan oleh Sisca, uang senilai Rp1 juta yang diberikan oleh WH ke korban. Rp300 Ribu merupakan bagian PU yang menawarkan kepada WH.

Untuk diketahui kasus ini terungkap setelah kecurigaan S terhadap putrinya AK (13) yang selalu mempunyai uang banyak menemui titik terang, Sabtu (13/9) lalu. Aksi AK ini diketahui setelah S melaporkan kejadian itu ke polisi. Kepolisian pun mulai melakukan penyelidikan berdasarkan nomor laporan LP/B-564/ VIII/2016/Jambi/SPKT I, 23 Agustus 2016 lalu. Akhirnya dilakukan penggerebekan di hotel. (cok)


Berita Terkait



add images