JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Muaro Bungo, dilaporkan nasabah ke pihak kepolisian. Ini dilakukan karena pihak BRI Cabang Muara Bungo, tidak menanggapi dengan serius terkait uang tabungan nasabah tiba-tiba hilang. Tidak tanggung-tanggung, dari lima orang nasabah nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Rohman (58), warga Sungai Kasai, RT 03/08, Dusun Senamat, Kecamatan Pelepat, salah satu nasabah Bank BRI Cabang Muara Bungo, mengatakan, dirinya sudah melaporkan hal ini pada Selasa (20/9) lalu ke Polres Bungo. Disebutkannya, uang tabunggannya raib sebesar Rp92 juta. Sebelumnya, Dia sudah mencoba untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, tapi tidak mendapat tanggapan serius dari pihak bank.
"Saya sudah melaporkan ke polisi, karena uang yang Saya simpan di Bank BRI Muara Bungo tiba-tiba lenyap. Saya merasa dirugikan. Saya sudah menemui pihak bank untuk mencari solusi. Namun, tidak ada tanggungjawab dari bank. Saya bawa masalah ini ke ranah hukum," ujar Rohman, kepada wartawan.
Terpisah, Kasat reskrim Polres Bungo, AKP Afrito M Macan, melalui Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter), IPDA Panji Lazuardi, membenarkan adanya laporan terkait dugaan pembobolan rekening nasabah.
"Selain korban Rohman, sudah ada empat laporan terkait kasus kebobolan rekening. Diduga sistem keamanan bank itu kebobolan, beberapa nasabah melaporkan ke kami," kata Ipda Panji saat dikonfirmasi awak media.
Untuk diketahui, korban lain nasabah di bank BRI Cabang Muara Bungo juga mengalami hal serupa. Korban dihubungi orang yang mengaku dari bank pusat.
Menanayakan soal pelayanan, disela itu, muncul SMS yang tertera di handphone korban. Lalu, korban diminta menyebutkan nomor token yang dikirimkan orang yang mengaku dari pihak bank. Seketika itu juga, uang Rp75 juta lenyap dari rekening milik korban, padahal uang tersebut adalah uang pinjaman dari bank yang belum diambil dari rekening karena belum dipakai.
Terpisah, Muhamad Tasmin, Humas BRI Cabang Muara Bungo saat dikonfirmasi terkait permasalah uang nasabahnya yang hilang mengatakan, permasalahan sistem langsung ditangani oleh BRI Pusat, dan Cabang hanya menjalankan sistem yang ada.
"Kalau hilangnya bagaimana cara nya Saya kurang tahu persis. Dan berbicara sistem itu langsung dari pusat dan itu ada bagiannya sendiri. Dan dalam waktu dekat ini rencana kami akan menonaktifkan i banking BRI agar tidak ada lagi korban berikutnya," paparnya. (hnd)
