iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN - Malang nasib Saril (33). Warga Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, ini tewas tertembak oleh kecepek yang dibawanya untuk pergi berburu. Peristiwa ini terjadi Kamis (19/1) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Kota Bangko, IPTU Didih Engkas, membenarkan kejadian tersebut. DIsebutkannya, jasad korban juga sudah dijemput pihak keluarga.

"Iya memang benar, korban diduga kehabisan darah. Kejadiannya semalam, ujar IPTU Didih Engkas, kepada wartawan, Jumat (20/1).

Dari data yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 22.00 WIB, korban berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor dengan membawa kecepek. Ia bergerak menuju Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Manau untuk menjemput babi hutan hasil buruannya.

Namun saat menyeberang sungai di Desa Sungai Pinang, motor korban terpeleset dan korban jatuh. Celakanya, saat itu sejata api yang disandang korban lengsung meledak dan mengenai kaki korban sebelah kanan.

Sekitar pukul 23.30 WIB, Saril ditemukan rekannya sendiri yakni Runcing yang kebetulan melintasi kawasan tersebut. Akhirnya Runcing membawa korban ke RSUD, namun ketika tiba di kawasan Teluk Wang, korban sudah tak bernyawa. Diduga, korban meninggal dunia akibat kehabisa darah. (amn)


Berita Terkait



add images