JAMBIUDATE.CO, SUNGAIPENUH - Warga Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, dikejutkan dengan teriakan seorang perempuan dan disertai suara knalpot motor yang kencang. Saat warga melihat keluar rumah, ternyata seorang ibu dan anak yang nyaris menjadi korban penculikan anak.
Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (5/4) malam sekitar pukul 20.30 Wib, tepatnya di depan Kantor Peternakan dan Perikanan Kota Sungaipenuh, Desa Pelayangraya.
Dari data yang dihimpun, ibu tersebut bernama Ani (30) Warga Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi. Ia mengaku nyaris kehilangan anaknya Cinta Damai (3), oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor vixion hitam.
Beruntung pelaku gagal, karena Ani memberi perlawanan terhadap 2 orang pelaku berusaha menarik anaknya. Selain itu, Ani juga teriak dan warga langsung keluar rumah. 2 orang pelaku yang ingin menculik balita tersebut langsung kabur, namun berhasil membawa kabur Hp merk sony milik Ani yang jatuh saat mempertahankan anaknya. Ya, saat kita dengar ada teriakan, kita keluar rumah dan mendengar suara sepeda motor dengan kecepatan tinggi ke arah pusat Kota Sungai Penuh. Ternyata seorang ibu warga Sungai Jernih tampak sok dipinggir jalan Pelayang Raya menuju asrama TNI. Ternyata kata ibu itu, barusan ada yang mau ambil bayinya. Tapi karena kita keluar rumah, Hp nya saja yang diambil, kata Jaya, warga Desa pelayang Raya.
Korban saat dikonfirmasi di lokasi membenarkan bahwa dirinya nyaris saja kehilangan bayi perempuannya. Dikatakannya, saat dia berjalan kaki dari kediamannya Desa Sungai Jernih menuju Pelayang raya untuk berbelanja dengan menggendong anaknya. Tepat didepan kantor peternakan Kota Sungaipenuh tiba-tiba ada dua orang pria yang menggunakan sepeda motor Vixion berhenti didepan saya dan langsung menarik anak saya. "Kejadiannya, sekitar pukul 17.30 Wib saat jalan sepi, ungkapnya.
Beruntung kata dia, bayinya mampu dipertahannya dengan memeluk erat dan saat itu Hp nya jatuh dan dia pun teriak. Hingga warga keluar dan kedua pria tersebut kabur dan membawa hp merk sony milik Ani. Saya Sok sekali. Anak semata wayang saya hampir dibawa orang yang tidak jelas. Dia mau culik anak saya. Tapi saya tidak melihat percis wajah pelakunya karena memakai helm. Karena panik, plat motor yang dipake pelakupun tidak sempat saya lihat, yang jelas motor vixion hitam, katanya.
Warga setempat Desa Pelayang Raya ramai dan kendaraan sempat terjadi kemacetan akibat peristiwa tersebut. Wargapun mengaku cemas dengan kejadian tersebut, karena kabar penculikan bayi yang sempat viral dimedia sosial, benar-benar terjadi bahkan di Sungai Penuh.
Kades Sungai Jernih, Lerman dikonfirmasi mengaku belum mendapat kabar terkait peristiwa penculikan yang dialami warganya.
Namun, jika benar, dirinya bersyukur bayi yang nyaris diculik tersebut bisa selamat dan hanya hp yang dibawa kabur. Kita belum dapat kabar. Kalau benar, beruntung bayinya selamat. Kita berharap semua ibu bisa hati hati dan menjaga anaknya lebih ketat. Karena kejahatan bisa terjadi kaena kita lengah, singkat Kades.
Hingga berita ini dipublis, pihak Polres Kerinci belum berhasil dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Pasalnya, saat dihubungi via telfon bernada tidak aktif.(adi)
