JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Meskimudik lebaran masih lama, namun permintaan tiket mudik lebaran untuk sejumlah maskapai penerbangan sudah bermunculan. Takut kehabisan, tiket pun mulai diburu.
Meski begitu, diakui sejumlah maskapai penerbangan di Jambi hingga saat ini belum melihat adanya permintaan yang tinggi untuk tiket mudik lebaran nanti. Rata-rata permintaan tiket mudik lebaran pada Juni 2017 mendatang masih dibawah 50 persen.
Seperti yang dikatakan oleh Haris Pramono, Manager Area Lion Air Sumatera Bagian Selata. Menurutnya, sampai saat ini lonjakan permintaan tiket pada maskapai Lion Air belum begitu terlihat. Melihat tren setiap tahunnya, permintaan tiket mudik lebaran baru akan terlihat pada H -15 lebaran.
Masih banyak yang kosong, biasanya permintaan tiket lebaran mulai meningkat pada H-15 lebaran. Kalau sekarang masih dibawah 50 persen, kata Haris.
Dari data yang didapat hingga akhir April 2017, permintaan tiket mudik lebaran khusus untuk penerbangan Lion Air baru sebesar 20 hingga 30 persen. Station Manager Lion Air Jambi Mardanus mengatakan, jumlah ini dilihat sejak penerbangan H-10 lebaran hingga hari H lebaran.
Masyarakat bisa memesan tiket keberangkatan pada 3 minggu sampai 1 minggu sebelum keberangkatan untuk mendapatkan tiket yang terjangkau,katanya.
Selain Lion Air, Maskapai penerbangan plat merah Garuda Indonesia juga merasakan hal yang sama. Budi Haryono, Sales & Service Manager Garuda Indonesia Perwakilan Jambi mengatakan, hingga saat ini, pemesanan tiket mudik lebaran di maskapai milik BUMN ini mencapai hampir 50 persen. Untuk tanggal-tanggal tertentu kata Budi sudah mulai dibooking penumpang.
Untuk tanggal 21,22 dan 23 Juni sudah mulai berisi. Untuk tanggal 22 Juni itu sebagian sheet sudah berisi, kata Budi.
Lebih lanjut Budi menjelaskan, tujuan perjalanan ke Jambi dari Jakarta lebih banyak dibandingkan tujuan Jambi - Jakarta. Untuk tanggal 23 Juni itu dilihat banyak yang dari Jakarta ke Jambi, pungkasnya. (yni)
