JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Hasil Sensus Ekonomi 2016 pada Mei-Juni 2016 lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat terdapat peningkatan sebesar 34,89 persen jumlah usaha atau perusahaan non pertanian di Jambi.
Kepala BPS Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan mengatakan, hasil pendaftaran usaha/perusahaan hasil sensus ekonomi Indonesia 2016 di Provinsi Jambi, pendaftaran Sensus Ekonomi 2016 sebanyak 317.023 usaha/perusahaan non pertanian atau sekitar 1,19 persen terhadap nasional.
Jumlah itu meningkat 34,89 persen dibandingkan dengan hasil Sensus Ekonomi 2006 (SE06) yang berjumlah 235.019 usaha/ perusahaan, kata Dadang saat launching hasil Sensus Ekonomi 2016 di Provinsi Jambi.
Ia menambahkan, bila dibedakan menurut skala usaha, sebanyak 312.629 usaha/perusahaan atau sebesar 98,61 persen berskala Usaha Mikro KeciI (UMK) dan sebanyak 4.394 usaha/perusahaan (1,39 persen) berskala Usaha Menengah Besar (UMB).
Berdasarkan jumlah usaha/perusahaan menurut lapangan usaha, hasil sensus tersebut didominasi oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran sebanyak 169.678 usaha/perusahaan atau 53,52 persen dari seluruh usaha/perusahaan yang ada di Provinsi Jambi.
Sebaran jumlah usaha/perusahaan antar kabupaten/ kota secara umum menunjukkan bahwa sebanyak 62.538 usaha/ perusahaan berada di Kota Jambi atau 19,73 persen terhadap jumlah usaha/perusahaan di Provinsi Jambi.Ž
Dari hasil SE 2016 pada Mei- Juni lalu menunjukan bahwa usaha terbesar berada di Kota Jambi yakni sebesar 19 persen, pungkasnya. (yni)
