iklan Petani mengumpulkan sayur kol hasil panen di lahan pertanian Koto Panjang, Kayu Aro, Kerinci, Jambi.
Petani mengumpulkan sayur kol hasil panen di lahan pertanian Koto Panjang, Kayu Aro, Kerinci, Jambi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juni 2017 sebesar 98,75 atau turun 0,63 persen dibandingkan NTP pada Mei 2017. 

Penurunan NTP ini dikatakan Dadang Hardiwan Kepala BPS Provinsi Jambi, dikarenakan indeks harga yang diterima petani turun sebesar 0,45 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar petani naik sebesar 0,19 persen.

Diketahui, tiga sektor yang masuk dalan NTP menurun dibawah 100. Berdasarkan pemantauan harga-harga perdesaan di sepuluh Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi pada Juni 2017, NTP Provinsi Jambi dari Juni 2017 turun dari 99,38 persen menjadi 98,75 persen.

Penurunan NTP pada Juni disebabkan indeks harga hasil produksi pertanian yang turun sebesar 0,45 persen sedangkan indeks harga yang dibayar petani naik sebesar 0,19 persen.

Peningkatan terjadi di dua sector yaitu sub sektor perternakan naik sebesar 1,12 persen dan sub sektor perikanan naik sebesar 1,05 persen. Untuk yang turun ada tiga sektor yakni subsektor tanaman pangan, holtikultura dan tanaman perkebunan rakyat, jelasnya.

Dari data BPS mneyebutkan, nilai tukar petani pada sub sektor peternakan naik sebesar 1,12 persen dari bulan Mei sebesar 98,64 menjadi 99,75. Kenaikan NTP juga terjadi pada sub sektor perikanan, dari bulan Mei 103,02 menjadi 104,10. Kenaikan terjadi baik dari perikanan tangkap maupun perikanan budaya. (yni)


Berita Terkait



add images