iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Peredaran narkoba di Provinsi Jambi, kian menghawatirkan. Bahkan, saat ini sudah dikepung para pengedar. Pihak kepolisian terus melakukan pengungkapan.
 
Selain penangkapan Rini, IRT asal Aceh yang membawa 2 Ons sabu ke Jambi, anggota Polresta Jambi juga meringkus pengedar lainnya.
Diantaranya menyita 50 butir ekstasi dan 9,35 gram sabu dari Usman alias Terong (34) warga Jaluko, Muarojambi. Usman diamankan 31 Agustu 2017 di Kelurahan Sulanjana, Jambi Timur, Kota Jambi.
 
Kemudian juga meringkus Agus Fitrah wahyudi di rumahnya di kawasan kelurahan Buluran, Kecamatan Telanai Pura. Darinya diamankan 100.22 gram sabu.
1,6 gram ganja juga kita amankan dari pria berinisial DA. Penangkapan di Jalan Lingkar Barat 1, Lorong Sumberejo, Kelurahan Mayang, Kecamatan Alam Barajo pada 28 September 2017, ujar Kapolresta Jambi, Kombes Pol Fauzi Dalimunthe.
 
Tidak hanya Polresta Jambi, penangkapan penyalahguna narkoba juga dilakukan anggota Satresnarkoba Polres Batanghari. Dua orang dibekuk, yakni Irwan Sapra alias Iwan (25) warga Batanghari dan Aan Alias Anang (33) warga  Bungo.
 
Penangkapan dilakukan di jalan Orang Kayo Hitam, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Kamis (28/9), ujar Kasat Narkoba Polres Batanghari, AKP Sahlan Umagapi.
Dari tangannya diamankan barang bukti satu paket sabu yang disimpan di celana dalam Iwan. Sedangkan Aan Alias Anang dibekuk dari pengembangan penangkapan Iwan.
"Aan yang memberikan uang kepada Irwan untuk membeli Sabu tersebut," tukasnya.
 
Sementara itu, dihari yang sama sekitar pukul 21.00 WIB, anggota Polsek Sungai Bahar juga meringkus seorang pengedar narkoba. Dia adalah Budi Jefri Siahaan, warga Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.
 
Penangkapan dilakukan di Desa Marga Mulya, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi. Barang bukti diamankan yakni sebanyak 21 paket sabu, uang tunai Rp 3,8 juta.
Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi, menyebutkan, 5 paket harga Rp300 ribu dan 16 paket harga Rp700.
 
Barang bukti disimpan dalam kotak warna hitam didudukan spedo meter. Di dalamnya berisi puluhan paket sabu, jelas mantan Kapolres Tanjab barat ini. (pds/rza)

Berita Terkait



add images