iklan Khodijah Harahap.
Khodijah Harahap.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Membangun bisnis dengan brand sendiri bukanlah hal yang mudah, tapi juga bukan perkara mustahil. Selagi menjalaninya dengan kesungguhan, maka keberhasilan pasti akan dekat. Hal inilah yang dilakukan oleh pelaku ekonomi Kreatif di Jambi. Kini produksinya sudah mendunia.

M. Hafizh Alatas

KHODIJAH Harahap merupakan salah satu pelaku Ekonomi Kreatif Jambi yang mendunia. Ia memiliki produk hijab dengan barand sendiri (Khodijah Hijab). Binis hijab yang dirintisnya sejak 2012 silam sudah memiliki konsumen di sejumlah Negara Islam di Dunia, diantaranya Mesir, Turki, Afganistan.

Usahanya memang masih skala rumahan. Produksi Khodijah Hijab dilakukan di kediamananya di RT 5 Desa Kebun Sembilan, Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Jambi. Kini ia memiliki 5 karyawan.

Usaha Khodijah Hijab dirintis dengan penuh tantangan. Awalnya ia terbentur dengan modal. Sebelum memiliki modal, Khodijah hanya membeli bahan jilbab sekitar 10 meter, kemudian dibawa ke tukang jahit, lalu dipasarkan.

Tantangan itu mampu dilewati dengan tekad dan kesungguhan Khodijah.

Berbekal uang arisan Rp2,5 Juta ditahun 2015, Khodijah mulai mengembangkan bisnis hijabnya. Hingga kini ia sudah mampu meraih omzet Rp60 juta per bulan.

Awalnya jenuh sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tidak memiliki penghasilan. Jadi putar otak untuk berbisnis. Dari kecil memang sudah memiliki jiwa dagang, kata Alumni FKIP Kimia Unja tersebut.

Ibu dua anak ini memang memiliki cita-cita sebagai pengusaha hijab dengan brand sendiri sejak lama. Jilbab yang dipasarkan Khodijah di desagin sendiri. Produknya dipasarkan secara Ofline dan Online. Kini konsumennya sudah ada disetiap Provinsi di Indonesia, bahkan sudah merambah ke Negara Islama di Asia dan Erofa.

Kalau di Indonesia, Papua yang belum masuk. Kalau keluar sudah pernah dikirim ke Taiwan, Mesir, Afganistan, Mekkah dan Turki. Itu saya kirim melalui agen, kata anak dari pasangan Ali Hasan Harahap dan Hj. Nurqomariyah Siregar itu.

Beragam jenis hijab yang disipakan oleh Khodijah, mulai dari jenis segi empat, hingga hijab syari. Usahanya masih dirumah. Tapi penjulannya lebih banyak melalui online. Banyak yang pesan memalu facebook Khodijahhijab katanya.

Saat ini Khodijah tengah menggarap hijab dengan bahan batik Jambi. Masih digarap, belum lounching, sebut wanita 31 tahun itu.

Khodijah menceritakan, bahwa pada awal bisnisnya dimulai, sempat ada orang yang tidak yakin dan percaya akan kemampuannya. Mungkin karena dirasa terlalu berani, apalagi dengan membangun brandsendiri, sementara tempat tinggal Khodijah jauh dari kota dan ia tidak memiliki modal yang cukup pula. Hal tersebut juntru menjadi cambuk dan membuat Khodijah tetap fokus menjalankan bisnis.

Rata-rata harga produk jiLbab brand Khodijah Hijab masih terjangkau konsumen dari berbagai kalangan. Harganya dibanderol mulai Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu per lembar.

Tak akan pernah ada usaha yang berhasil sebelum kita berani memulainya. Percaya diri saja dan action. Jangan hiraukan orang yang menertawakan, tutup Khodijah. (***)

 


Berita Terkait



add images