iklan Korban kebakaran Simbur Naik sepanjang Kamis ini (16/11) mulai mengais sisa-sisa kebakaran dibekas rumah mereka yang sudah menjadi  debu.
Korban kebakaran Simbur Naik sepanjang Kamis ini (16/11) mulai mengais sisa-sisa kebakaran dibekas rumah mereka yang sudah menjadi debu.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK- Korban kebakaran Simbur Naik sepanjang Kamis ini (16/11) mulai mengais sisa-sisa kebakaran dibekas rumah mereka yang sudah menjadi  debu.

H Nasir, salah seorang korban kebakaran di juga mengatakan, mulai pagi tadi (16/11) bersama kerabatnya menyusuri sisa-sisa bangunan rumahnya yang habis dilalap si jago merah.
Dari pagi tadi pak, saya sama kerabat mengumpulkan sisa bangunan yang masih bisa dimanfaatkan, kalau benda-benda berharga lainya sampai saat ini belum ada yang ketemu, hanya kunci yang ketemu, ujarnya.

Dia berharap lokasi kebakaran ini bisa diberi police line secara keseluruhan, dan tidak boleh orang lain masuk ke lokasi. Apalagi, saat kebakaran banyak warga yang tidak sempat menyelamatakan barang-barang berharga.

Dikasih police line kalau bisa, kita kan tidak tahu yang namanya musibah, manusia rambut sama hitam. Apalagi saat kejadian banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharganya, pintanya.

Di tempat terpisah, Darmang yang juga korban saat dibincangi jambiupdate menuturkan, musibah yang telah dialaminya saat ini, dirinya hanya bisa pasrah.

Mau diapakan pak, namanya musibah kita tidak tahu, mungkin setelah musibah ini hanya tinggal ini rezeki saya yang bisa diselamatkan, tutur Darmang sambil melihatkan pecehan gelas kramik yang ia temukan di reruntuhan bangunan rumahnya yang terbakar.  

Musibah yang terjadi di Tanjab Timur juga turut dirasakan oleh seantero Provinsi Jambi. Berbagai aksi penggalangan dana dilakukan, terutama di Kota Jambi. Ini dilakukan untuk meringankan beban warga yang mengalami musibah itu. (oni)


Berita Terkait



add images