iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jambi mencatat aset saham pasar modal yang berasal dari investor di Provinsi Jambi sebesar Rp 252 miliar sampai dengan bulan November 2017.

Jumlah ini terbilang mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yang mencapai Rp267 miliar.

Total aset saham pasar modal di Jambi yang tercatat saat ini mencapai Rp252 miliar, saham pasar modal ini dimiliki oleh investor saham yang ber-KTP Jambi," kata Kepala Perwakilan BEI Provinsi Jambi, Gusti Ngurah.

Pada dasarnya aset saham tersebut mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yang tercatat mencapai Rp267 miliar dan saat ini hanya mencapai Rp252 miliar. Memang menurut Gusti, pada periode sebelumnya pasar saham sempat lesu.

"Setelah Lebaran Idul Fitri 2017 itu pasar (market) saham kita memang agak lesu, sehingga berimbas juga pada penurunan aset saham tersebut," ucapnya.
Untuk aset selain saham pasar modal seperti reksadana, obligasi dan dari berbagai produk investasi lainnya jumlahnya lebih besar atau saat ini yang tercatat mencapai Rp 1,0 triliun.

"Aset selain saham pasar modal lebih besar, karena produknya juga lebih banyak, diantaranya ada obligasi, reksadana dan produk lainnya," ujaranya.

Gusti menambahkan jumlah investor pasar modal di Provinsi Jambi mencapai 4.299. Namun jumlah investor tersebut hanya menyumbang beberapa persen dari jumlah investor saham secara nasional. "Kami terus berupaya mengedukasi masyarakat supaya mereka beralih ke modal investasi yang legal sesuai pemerintah yang diawasi ototiritas yang berwenang," tegasnya. (yni)


Berita Terkait



add images