JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Kebutuhan rumah (Backlog) di Provinsi Jambi masih tinggi. Hal ini diakui oleh Ketua DPD Real Estate Indonesia Provinsi Jambi, Ramond Fauzan.
Ia mengatakan, bahwa pihaknya beberapa waktu lalu telah melakukan diskusi bersama bagian pendataan rumah Provinsi Jambi , bahwa merujuk berdasarkan data BKKBN masih terdapat 180 ribu backlog rumah.
Dalam Backlog tiap tahun pasti nambah, ujar Ramond saat dijumpai Jambiupdate.co.
Ia menunjukan bahwa jika diperhitungkan setidaknya dengan pertumbuhan sebesar 1,8 persen, tiap tahunnya Provinsi Jambi membutuhkan rumah sebanyak 12 ribu. Dari sekian kebutuhan rumah tersebut, Ramaond menyebutan bahwa ada beberapa yang bsia diserap oeh rumah umum.
Mengapa rumah umum sebab tidak semua masyarakat yang bisa beli rumah MBR , karena terkait syarat perbankan dan lain-lainnya, ujarnya.
Sejauh ini, Ia melihat bahwa pengembang baru mengjangkau 40 persen dari kebutuhan rumah di Provinsi Jambi. (yni)
