iklan Rapat akhir tahun Warsi.
Rapat akhir tahun Warsi.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Komonitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi mencatat, bahwa kawasan hutan di wilayah Provinsi Jambi hingga saat ini semakin memprihatinkan.
 
Direktur Eksekutif Warsi Jambi, Rudi Syaf mengatakan, data pada tahun 1982, provinsi Jambi ini ada 80 persen kawasan hutannya.
 
"Namun yang tersisa saat ini, hanya kawasan hutan lindung," ujarnya dalam acara Media Gathering, Selasa (19/12).
 
Menurutnya, beberapa hal yang menjadi penyebab semakin berkurangnya kawasan hutan ini yakni alih fungsi lahan, penebangan liar, tambang liar dan kebakaran hutan.
 
"Jadi 4 hal ini yang menjadi penyebab semakin berkurangnya kawasan hutan kita," ucapnya.
 
Ditambahkannya, alih fungsi lahan ini, seperti adanya kawasan hutan yang diganti dengan tanaman perkebunan. Mayoritas sawit dan karet. "Tapi ilegal, karena dilakukan dalam kawasan hutan," bebernya. (wan)

Berita Terkait



add images