iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN-Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih begitulah pepatah yang menggambarkan nasib yang dialami Maryati seorang nenek berusia 60 tahun yang menjadi korban tindak kejahatan oleh orang tidak dikenal.

Berdasarkan informasi Maryati adalah warga Desa Mampun, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin ini kehilangan uang sebesar Rp. 30.000.000 saat ia berencana berbelanja ke Kota Bangko pada Kamis (18/01/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kronologi kejadian berdasarkan keterangan Maryati kepada pihak Kepolisian kejadian bermula ketika Maryati berangkat dari rumahnya menggunakan jasa ojek menuju Kota Bangko untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga.

Sesampai di Kota Bangko sekitar pukul 09.00 WIB Maryati dihampiri sosok lelaki yang tidak dikenal, Lelaki itu menyodorkan benda berbentuk kotak berwarna emas kepada Maryati, didalam benda tersebut terdapat kertas berwarna merah yang bertulisan arab.

Kepada Maryati, Lelaki yang tidak dikenal tersebut mengatakan benda berbentuk kotak tersebut dapat mengobati berbagai macam penyakit, diduga terhipnotis Maryati menuruti apapun yang disampaikan Lelaki yang tidak ia kenali tersebut.

Sampai pada pukul 10.00 WIB Maryatu mencairkan uang sebanyak Rp. 30.000.000 disalah satu Bank untuk membayar barang yang ditawarkan oleh Lelaki yang sama sekali tidak dikenalinya.

Sebelum uang pembayaran kotak diserahkan kepada Lelaki tersebut, Maryati diajak Lelaki tersebut bertemu dengan temannya yang berada di Pasar Baru Bangko setelah bertemu Maryati menyerahkan uang kepada Lelaki tersebut.

Setelah uang diserahkan Maryati, Lelaki yang tidak dikenal tersebut lantas pergi meninggalkan Maryati saat ditinggalkan barulah Maryati sadar bahwah dirinya sudah menjadi korban penipuan.

Menyadari ditipu kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolres Merangin. Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Sandy Mutaqqim membenarkan proses pelaporan tersebut dan mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan.

"Korban atas nama Maryati sudah melapor atas kejadian yang menimpanya, saat ini pihak kami sedang melakukan penyelidikan," ujar AKP Sandy Mutaqqim. (cr1)


Berita Terkait



add images