JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dukcapil) Sarolangun, menemukan ratusan Kartu Keluarga (KK) Dan Akta Kelahiran palsu alias Bodong.
Hal ini diakui langsung oleh Helmi, Kepala Dinas Dukcapil saat dikonfirmasi sejumlah awak media di ruang kerjanya, Kamis (8/3).
Iya benar, kami banyak menemukan KK dan Akte Kelahiran palsu, dan jumlahnya tidak sedikit. Yang kami temukan yakni KK dan Akta tidak terdaftar, kata Helmi.
Diceritakannya, penemuan itu bermula saat warga ingin mengurus administrasi di kantor tersebut, namun saat di cek oleh petugas Dukcapil dalam server, data tersebut tidak terdaftar.
Ketahuannya, saat warga ingin mengurus administrasi kebutuhan mereka, saat di cek ternyata tidak terdaftar, kalau di sini tidak terdaftar secara otomatis di pusat juga demikian," paparnya.
Kasus tersebut akunya, saat ini sedang didalami untuk dilakukan pembuktian, siapa pelaku yang berani merusak nama baik negara dan merugikan masyarakat itu.
Saat ini kasus itu masih kita dalami, apakah ini kerjaan oknum Dukcapil atau ada oknum lainnya,"tegasnya. (hnd)
