JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pada kesaksiannya di sidang Uang Ketok Palu RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018, Senin (12/03) Muhammadyah (Memed, red) mengakui sudah mengetahui ada uang ketok palu.
Dalam kesaksiannya, Senin malam (12/3), Memed mengakui mendapat telpon dari Supriono pada Sabtu malam 24 November 2018.
Saya ditelpon supriono, ia menanyakan apakah pada Sidang Paripurna saya akan hadir,katanya.
BACA JUGA : Sofyan Ali Sebut RAPBD Provinsi Jambi 2018 Cacad Prosedur, Ini Alasannya...
Dalam percakapanya dengan Supriono, Memed menjelaskan, Supriono Memberikan informasi adanya uang ketok palu.
Yang itu (uang ketok palu, red) ada, kata Muahamadiah turunkan Supriono.
BACA JUGA : Muhamadiah Mengakui Intens Dihubungi Saifuddin Sebelum OTT
Di hari yang sama, Muhamadiah juga mengaku ditelpon Saipudin. Ia mengatakan, perbincangan sama seperti pertanyaan Supriono.
Amanah dapat perintah, agar paripurna kuorum, ado yang mengancam tidak mau hadir, tiru Muhamadiah terhadap perkataan Saipudin.
Kemudian ketika ditanya bagian Gerindra, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Saipudin untuk mengaturnya, kecuali bagian Bustami Yahya dan Syahbandar.
Yang lain biar saya yang kasih tau, ungkapnya. (nur)
